Komitmen Semen Padang pada Lingkungan Kelola Bekas Tambang Jadi Area Konservasi Flora dan Fauna

"Dalam pengelolaan lingkungan hidup, Semen Padang sudah baik. Hal itu dibuktikan dengan komitmen perusahaan mengatasi polusi air, dan udara yang dari tahun ke tahun memperlihatkan perkembangan yang baik"
Dirut PT Semen Padang Benny Wendry (paling kanan) melakukan penanaman pohon di area konservasi Indarung, yang merupakan bekas tambang clay Semen Padang, belum lama ini. Pohon yang ditanam ada 6 jenis tanaman yang tergolong dilindungi oleh Undang-undang, (istimewa)

 

PADANG, KLIKPOSITIF -- Komitmen PT Semen Indonesia (Persero), Tbk dan anak-anak usahanya dalam beroperasi secara green dan melaksanakan konservasi pasca tambang tak perlu diragukan lagi.

Seperti halnya PT Semen Padang yang sukses meraih proper hijau pada 2016 karena telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan peraturan (beyond compliance).

Perusahaan semen pertama di Indonesia ini juga jadi rujukan dalam konservasi pasca tambang, dengan pengelolaann bekas tambang tanah liat (clay) jadi area konservasi flora dan fauna yang dihuni 293 jenis flora dan 47 jenis fauna.

“Dalam pengelolaan lingkungan hidup, Semen Padang sudah baik. Hal itu dibuktikan dengan komitmen perusahaan mengatasi polusi air, dan udara yang dari tahun ke tahun memperlihatkan perkembangan yang baik,” kata Ketua Forum Nagari Indarung, H.Darmansyah Siroen di Padang, Senin (27/3).

Perusahaan ini, dimata tokoh masyarakat Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang itu, juga berhasil dalam pengelolaan lahan pasca tambang. Hal ini dengan keberadaan Taman Reklamasi Indarung yang saat ini ditetapkan sebagai Area konservasi Flora dan Fauna PT Semen Padang yang sebelumnya merupakan lahan bekas tambang tanah liat, salah satu bahan baku pembuatan semen. 

Dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial, Darmansyah Siroen menilai PT Semen Padang juga menonjol. Melalui kerjasama dengan Forum Nagari, sebagai wadah perhimpunan Lembaga-lembaga Sosial Ekonomi Masyarakat, Kerapatan Adat Nagari dan pemangku kepentingan, perusahaan itu sejak 2015 telah menyalurkan dana Bina Lingkungan kepada masyarakat yang terus meningkat.

Dari 9 kelurahan yang telah terbentuk forum nagari yakni tujuh di Kecamatan Lubukkilangan Kota Padang, dan 2 di Kecamatan Pauh, pada 2017 ini PT Semen Padang mengalokasikan Rp350 juta per kelurahan.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubukkilangan, Kota Padang, Sumatera ... Baca halaman selanjutnya