RUPST Semen Padang Setujui Laporan Tahunan 2016

Jajaran komisaris, direksi sp diabadikan bersama pemegang saham, usai RUPST di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017
Jajaran komisaris, direksi sp diabadikan bersama pemegang saham, usai RUPST di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017 (Istimewa)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Pemegang saham PT Semen Padang menyetujui Laporan Tahunan Perseroan mengenai jalannya perusahaan tahun buku 2016. Persetujuan itu, disampaikan pada RUPST PT Semen Padang Tahun Buku 2016 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.

Dari pemegang saham, hadir jajaran Direksi PT Semen Indonesia (Persero), Tbk (selaku pemegang saham mayoritas) Direktur Keuangan, Darmawan Junaidi, Direktur Pemasaran dan Supply Chain, Aunur Rosyidi, dan Direktur Produksi dan Litbang Johan Samudra serta dari Koperasi Keluarga Besar Semen Padang (KKSP), Ketua KKSP, Sumarsono.

Dari jajaran PT Semen Padan, hadir Benny Wendry (Direktur Utama), Indrieffouny Indra (Direktur Produksi), Pudjo Suseno (Direktur Komersial), dan Tri Hartono Rianto (Direktur Keuangan). Kemudian dari Komisaris, hadir Eddy R.Rasyid (pemimpin rapat), Suharto, dan Wiztian Yoetri.

Baca Juga

Selain menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, pemegang saham perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu juga menyetujui laporan Pelaksanaan Tugas Pengawas selama tahun buku 2016, dan laporan Tahunan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan tahun buku 2016.

Kinerja Baik

Direktur Utama PT Semen Padang Benny Wendry pada kesempatan itu, melaporkan kondisi perseroan selama tahun 2016 yang menunjukkan kinerja baik. "Alhamdulillah, selama 2016 perseroan menunjukkan kinerja baik," kata Benny.

Benny juga memaparkan bahwa volume produksi semen selama tahun 2016 tercatat sebesar 6.456.059 ton, volume penjualan sebesar 6.980.615 ton, Market Share di wilayah Sumatera 42,5% dan laba bersih sebesar 724 miliar.

Selama tahun 2016, kata Benny, Perseroan sukses meraih berbagai prestasi, di antaranya, proper hijau, industri hijau level 4, runner up Asean Risk Awards 2016, dan Platinum Award Indonesian Quality Award 2016.

"Tidak hanya itu, Perseroan juga sukses meraih juara 1 pengelolaan arsip dari Arsip Nasional RI, dan wajib pajak terbaik," ujar Benny. 

Perkembangan Indarung VI

Pada RUPST itu, Benny Wendry juga melaporkan progress konstruksi proyek Indarung VI yang sampai dengan Februari 2017 telah mencapai 98,27 %, dan progress secara keseluruhan sebesar 98,91%. Proyek dengan kapasitas 3 juta ton itu, telah "fire on kiln"  pada 23 Januari 2017, dan "feeding kiln" pada 3 Februari 2017. Ditargetkan, perusahaan ini akan beroperasi secara komersil pada Q2 2017 ini.

"Untuk penyelesaian proyek Indarung VI, manajemen Semen Padang melakukan usaha percepatan dengan menyelesaikan seluruh pekerjaan yang tersisa, bekerjasama dengan ahli  agar "performance guarantee" peralatan  dapat segera tercapai, serta membentuk tim khusus penyiapan closing," bebernya. 

Dengan beroperasinya pabrik Indarung VI pada tahun 2017 ini, kata Benny, PT Semen Padang menargetkan volume penjualan tumbuh 123 % dan revenue tumbuh 117 %. Saat ini, kapasitas produksi PT Semen Padang sebesar 7,4 juta ton.

"Dengan tambahan produksi sebesar 3 juta ton dari pabrik Indarung VI, maka kapasitas produksi Semen Padang menjadi 10,4 juta ton per tahun," tuturnya. (rel)

Penulis: Riki S