Kepala Biro CSR Semen Padang: Pembinaan Anak Jalanan Solusi Cerdas Mengatasi Masalah Sosial

"Program pembinaan mental anak jalanan yang dilakukan Pemko Padang dalam hal ini Dinas Sosial Kota Padang sebagai leading sector-nya menurut kami pantas didukung, dan merupakan solusi yang cerdas dalam mengatasi masalah sosial di Kota Padang"
Kepala Biro CSR semen Padang Muhammad Ikrar (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF – Guna mengatasi masalah sosial anak jalanan di Kota Padang, Dinas Sosial Kota Padang yang didukung PT Semen Padang membuat terobosan baru dengan mengirim 39 anak jalanan ke Yonif 133/Yudha Sakti untuk dibina mental dan fisiknya. Pembinaan fisik dan mental itu dilaksanakan selama 10 hari, sejak tanggal 8 hingga 18 Agustus 2017.

Baca juga: Semen Padang Dukung Dinas Sosial Bina Anak Jalanan di Bataliyon 133/YS

Terkait dukungan tersebut, Kepala Biro CSR PT Semen Padang Muhammad Ikrar mengatakan, masalah anak jalanan merupakan masalah sosial yang menjadi tanggung jawab bersama semua pihak di kota ini. Tak hanya Pemko Padang, namun juga stakeholders lainnya. Karena itu, PT Semen Padang merasa terpanggil untuk berpartisipasi dalam mencarikan solusi bersama agar masalah sosial ini bisa dientaskan.

"Program pembinaan mental anak jalanan yang dilakukan Pemko Padang dalam hal ini Dinas Sosial Kota Padang sebagai leading sector-nya menurut kami pantas didukung, dan merupakan solusi yang cerdas dalam mengatasi masalah sosial di Kota Padang," kata M Ikrar.

Program yang ditawarkan Pemko Padang kepada CSR Semen Padang, kata M Ikrar, sudah sejalan dengan bidang tugas CSR Semen Padang yang menjadikan ISO 26000 tentang Social Responsibility sebagai acuannya. Salah satu "core subject" dari ISO 26000 tersebut adalah, terkait dengan bidang HAM, dimana ada hak ekonomi dan sosial budaya setiap warga negara.

Dengan membantu pembinaan anak jalanan di Kota Padang, berarti Semen Padang telah melaksanakan program CSR di bidang HAM dimana perusahaan mengakui adanya hak seseorang atas ekonomi dan sosial budaya sebagai bagian dari harkat dan martabat warga negara. Hak dimaksud antara lain adalah hak berpendidikan, bekerja dalam lingkungan yang nyaman, ... Baca halaman selanjutnya