Semen Padang Bantu Korban Kebakaran di Baringin

"Mudah-mudahan bantuan uang dan sembako ini dapat meringankan beban keluarga korban"
Anggota TRC Semen Padang (kiri) menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Baringin. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, PT Semen Padang melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (19/8) siang.

Bantuan yang disalurkan oleh tim CSR dan TRC perusahaan semen pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara itu, di antaranya uang tunai dan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instans, sarden, telur, susu dan sejumlah kebutuhan lainnya.

Staf CSR Alfred Rusli mengatakan, bantuan berupa uang dan sembako untuk korban kebakaran ini merupakan bantuan tahap awal. "Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban," kata Alfred kepada KLIKPOSITIF, Sabtu.

Seperti diketahui, Jumat (18/8) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, hangus dilalap "sijago merah" Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kejadian tersebut, ditaksir mencapai Rp.100 juta.

Ferianto Irawan (32), salah seorang warga di lokasi kejadian mengatakan, rumah semi permanen dengan ukuran sekitar 8x6 meter persegi yang terbakar itu di tempati oleh pemilik rumah bernama Nursal (43), dan istrinya Siti Sudakiah (42) yang bekerja sebagai ibu rumah tangga, serta tiga orang anaknya yang masih berstatus sebagai pelajar.

Menurut sejumlah saksi mata, kata Feri, peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh lampu togok atau teplok. Namun bagaimana kronologisnya, tidak banyak warga yang tahu. Yang jelas, begitu informasi kebakaran tersebut menyebar ke masyarakat, puluhan warga langsung berbondong-bondong ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

"Bantuan dari Pemadam Kebakaran Kota Padang tidak ada datang ke sini, karena lokasinya juga jauh dari jalan dan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Jadi, api hanya dipadamkan atas kerjasama warga sekitar," ... Baca halaman selanjutnya