Jembatan Putus, TRC Semen Padang Bantu Permudah Akses Sementara Warga Lurah Bukik

"Melihat kondisi jembatan yang ambruk dan akses masyarakat yang perlu penanganan sebab itu, kami berinisiatif memasang tali untuk membantu warga berpegangan."
Jembatan putus di Halaban (KLIKPOSITIF/Eko Fajri)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Putusnya jembatan penghubung di Jorong Lurah Bukik, akibat banjir bandang yang menimpa tiga jorong di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kamis dini hari, 24 Agustus 2017 sekitar pukul 01.00 Wib, memerlukan bantuan oleh pemerintah daerah.

TRC PT Semen Padang yang turun ke lokasi melihat kondisi warga yang membutuhkan bantuan memasang tali kermantel untuk sementara membantu warga berjalan di tengah aliran sungai Batang Mangkisi, yang melebar sekitar lokasi kejadian.

Jembatan yang sebelumnya selebar 15 meter akibat hantaman banjir menjadi melebar sekitar 30 meter, dan mengakibatkan jembatan di lokasi kejadian ambruk.

Akibat jembatan ambruk tersebut, 15 KK untuk pergi berbelanja kebutuhan sehari-hari harus melewati aliran sungai Batang Mangkiti.

Delta 16 TRC Semen Padang, Syaiful Ambri, Jumat pagi mengatakan, setelah mendapat informasi tadi malam dari BPBD dan juga pihak terkait lainnya di lokasi ini, kami pukul 07.00 wib lansung meninjau jembatan.

"Melihat kondisi jembatan yang ambruk dan akses masyarakat yang perlu penanganan sebab itu, kami berinisiatif memasang tali untuk membantu warga berpegangan. Ini sifatnya darurat," kata Syaiful di lokasi pada KLIKPOSITIF.

Ia menamahkan, hal ini dilakukan juga karena melihat banyak warga perempuan, bahkan ada yang menggendong anak harus melewati aliran sungai.

TRC Semen Padang hari ini juga berencana bersama warga melihat pipa intek air bersih yang rusak akibat banjir bandang didaerah itu.

Sementara itu, salah seorang warga, Lia, menatakan, selain jembatan air bersih sangat kami butuhkan.

"Kemaren ada bantuan air bersih kami harus jemput keluar, sekitar 1 kilo, kami berharap air bersih dapat diantar lebih dekat, apalagi disini ada 15 kk yang harus melewati aliran sungai," jelasnya.

Sehubungan dengan itu, sebelumnya Wali Nagari Balai Panjang, Evianto, di Halaban Jumat malam (25/8), mengatakan, saat ini ... Baca halaman selanjutnya