TRC Semen Padang Bagikan 14.000 Liter Air Bersih Bagi Warga di Halaban

"personel yang diturunkan PT Semen Padang berinisiatif selain menyalurkan air bersih juga mengantarnya lansung ke depan rumah warga"
Personel TRC Semen Padang Salurkan air Bersih bagi warga di Halaban (KLIKPOSITIF/Eko Fajri)
rusak.

Sehubungan dengan itu, salah seorang warga, Lia, mengatakan, kemeren bantuan air bersih harus kami jemput keluar, dan terimakasih pada TRC Semen Padang yang telah membantu penyaluran air bersih sampai pada masarakat yang akseanya terganggu akibat jembatan ambruk.

Hal senada disampaikan Ramanis (80) nenek yang ikut mengantri air bersih di Jorong Lurah Bukik, yang mengatakan terimakasih karena personel TRC tidak hanya menyalurkan air bersih, namun juga membantu mengangkat air sampai kerumahnya.

"Tarimo kasi nak, lah tolong nenek angkek aia (terimakasih nak sudah bantu nenek mengangkat air" katanya dengan nada gemetar.

Sementara itu pengura Kerapatan Adat Nagari (KAN) setempat, Darmaini Dt Bagindo Rajo, mengatakan, selama TRC berada didaerahnya telah banyak membantu warga, tidak hanya dalam hal penyaluran air bersih, tapi juga penyaluran bantuan bahan kebutuhan sehari-hari, dan membersihkan material yang menghambat aliran sungai akibat banjir dan tanah longsor.

"Semoga bantuan yang telah diberikan menjadi amal bagi personel TRC dan semoga Semen Padang terus maju serta terus tanggap terhadap bencana alam seperti yang dilakukan diderah ini," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, banjir bandang yang menimpa tiga jorong di Kecamatan Lareh Sago Halaban Kamis dini hari, 24 Agustus 2017 sekitar pukul 01.00 Wib.

Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Limapuluh Kota, Ramadinol mengatakan, meluapnya batang mangkiti dan longsornya bukit cermin akibat curah hujan yang tinggi. Sedangkan longsornya bukit cermin akibat bukit tersebut pernah terbakar 2016 lalu dan dipadamkan dengan helikopter.

"Naiknya sungai batang mangkiti dan longsornya bukit cermin akibat curah hujan yang tinggi. Ditambah lagi keadaan bukit yang pernah terbakar 2016 lalu dan dipadamkan dengan helikopter," Ucap Ramadinol.