UPZ Semen Padang Raih Baznas Award 2017

"Zakat Rp4 miliar lebih itu merupakan zakat yang dikumpulkan sejak April hingga Agustus 2017"
Wakil Ketua Umum Baznas Dr.Zainulbahar, SE, M.Ec menyerahkan penghargaan UPZ Khusus Terbaik Kepada Direktur Keuangan PT Semen Padang, Tri Hartono Rianto (enam dari kiri) (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Unit Pengelola Zakat Badan Amil Zakat (UPZ Baznas) PT Semen Padang meraih Baznas Award 2017 untuk kategori Penghargaan Khusus Baznas Terbaik, pada Jumat (25/8/2017) lalu. 

Penghargaan itu diserahkan Wakil Ketua Umum Baznas Dr.Zainulbahar, SE, M.Ec kepada Direktur Keuangan PT Semen Padang, Tri Hartono Rianto di Aula HM Rasjidi Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Penghargaan khusus ini diraih UPZ Semen Padang karena PT Semen Padang dinilai perusahaan yang responsif terhadap regulasi tetang zakat, yaitu UU Nomor 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Inpres No 3 tahun 2014 tentang Zakat BUMN yang dikelola Baznas.

UPZ Baznas PT Semen Padang juga dinilai sebagai UPZ yang besar pengumpulan zakatnya. Bahkan jumlah zakat yang telah disalurkan untuk semester I mencapai Rp4 miliar lebih

Ketua Harian UPZ Baznas PT Semen Padang Muhammad Arif mengatakan, zakat yang berjumlah Rp4 miliar lebih itu terhitung sejak UPZ Baznas Semen Padang mulai beroperasi, pada April 2017.

"Zakat Rp4 miliar lebih itu merupakan zakat yang dikumpulkan sejak April hingga Agustus 2017," kata Arif kepada KLIKPOSITIF, Selasa (29/8).

UPZ Baznas PT Semen Padang saat ini memiliki lima program, yaitu peduli pendidikan, peduli kesehatan, peduli ekonomi, peduli kemanusian, serta dakwah dan advokasi.

Untuk program peduli pendidikan, kata Arif merinci, UPZ Baznas PT Semen Padang memiliki beberapa program turunan. Di antaranya, program beasiswa rutin untuk pelajar atau mustahiq setiap bulan, dan beasiswa masuk sekolah tahun ajaran baru kepada para keluarga mustahiq.

Kemudian peduli kesehatan, programnya yaitu untuk membantu pembayaran iuran BPJS bagi mustahiq, biaya perawatan dan beli obat di luar tanggungan BPJS, serta biaya transportasi jika mustahiq berobat ke rumah sakit di luar Kota Padang.

"Sedangkan untuk peduli ekonomi, ... Baca halaman selanjutnya