Peduli Pendidikan, Puluhan Pelajar di Lampung Dapat Beasiswa dari Semen Padang

"Beasiswa ini merupakan beasiswa rutin yang diserahkan dua kali setahun "
Kepala Bidang Pengantongan Lampung, M. Reza menyerahkan beasiswa kepada pelajar berprestasi secara simbolis (istimewa)

LAMPUNG, KLIKPOSITIF -- Sebagai perusahaan semen yang peduli terhadap pendidikan, PT Semen Padang melalui Corpoprate Social Responsibility (CSR) perusahaan, kembali menyalurkan bantuan beasiswa.

Kali ini, bantuan beasiswa tersebut diserahkan kepada 50 pelajar yang tinggal di kawasan Packing Plant PT Semen Padang di Desa Rangai Tri Tunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Selasa (12/12/2017).

Pada penyerahan beasiswa yang dibuka oleh Kepala Bidang Pengantongan Lampung, M. Reza, turut hadir unsur Pemerintah Lampung Selatan yang terdiri dari Camat, Danramil, Kepala Desa, serta sejumlah tokoh masyarakat dan orangtua para penerima beasiswa dari Semen Padang.

Staf CSR Semen Padang, Darmansyah mengatakan, beasiswa pendidikan yang diserahkan ini diberikan kepada pelajar 25 pelajar setingkat SD, 13 pelajar setingkat SMP dan 12 pelajar setingkat SMA.

Untuk tingkat SD, kata Darmasyah, besaran beasiswa yang diberikan Semen Padang kepada masing-masing pelajar, berjumlah Rp400 ribu, kemudian tingkat SMP Rp500 ribu, dan untuk tingkat SMA sebesar Rp750 ribu.

"Beasiswa ini merupakan beasiswa rutin yang diserahkan dua kali setahun kepada pelajar berprestasi dan kurang mampu yang tinggal di sekitar perusahaan. Beasiswa yang diserahkan ini, merupakan beasiswa semester II tahun ajaran 2016/2017," kata Darmansyah saat dihubungi dari Padang, selasa sore.

Selain menyerahkan beasiswa, pria yang akrab disapa Ujeng itu juga memantau kondisi korban terdampak bencana badai dahlia yang terjkadi pada 30 November lalu di Lampung Selatan.

Dari survei yang dilakukan, diketahui ada 14 rumah warga rusak berat, karena kondisi rumahnya rata dengan tanah, sehingga tidak bisa lagi ditempati. Kemudian, tiga unit rumah mengalami rusak berat, dan 42 unit rusak ringan.

"Untuk sementara, penghuni 14 rumah rusak berat yang menjadi korban badai dahlia itu masih tinggal di tenda BNPB. Hasil dari ... Baca halaman selanjutnya