Kelola Lingkungan, Semen Padang Pertahankan PROPER Hijau

"Keberhasilan PT Semen Padang meraih PROPER Hijau selain kerja keras semua jajarannya, namun tidak terlepas dari dukungan seluruh stakeholders, baik masyarakat lingkungan, tokoh masyarakat, jajaran Pemko, Pemprov, dan berbagai pihak lainnya"
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menyerahkan Pengharaag PROPER Hijau kepada Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus, di Istana Wakil Presiden, di Jakarta, Senin (18/12/2017). (istimewa)
perusahaan yang tidak diumumkan peringkatnya.

"Keberhasilan PT Semen Padang meraih PROPER Hijau selain kerja keras semua jajarannya, namun tidak terlepas dari dukungan seluruh stakeholders, baik masyarakat lingkungan, tokoh masyarakat, jajaran Pemko, Pemprov, dan berbagai pihak lainnya,” kata Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati

Nilai Semen Padang Naik

Kepala Biro Safety Health & Environment PT Semen Padang Mustaqim Nasra mengatakan, pada tahun 2017 ini PT Semen Padang mampu meningkatkan perolehan nilai pada penilaian PROPER, dimana pada tahun lalu, nilainya 41, dan kini naik menjadi 50,5. "Hal itu menunjukkan perusahaan semakin maksimal dalam mengelola lingkungan," tambahnya.

Mustaqim menjelaskan, ada dua tahap penilaian PROPER yang dilakukan tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pertama, melalui verifikasi lapangan dengan mendatangi perusahaan untuk melihat bagaimana sistim pengelolaan lingkungan oleh perusahaan.

Di antaranya, bagaimana perusahaan melakukan penghematan energi, mengendalikan pencemaran udara dan air, pemanfaatan limbah B3 serta limbah non B3, dan penyaluran CSR perusahaan. Yang kedua, setelah perusahaan mengirim dokumen penilaian PROPER, kemudian dilakukan pemeriksaan dokumen oleh pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sejak Oktober sampai akhir November.

Pada tahun ini, kata Mustaqim, PT Semen Padang menjalani penilaian tahap dua, karena pada 2016 PT Semen Padang sudah meraih PROPER Hijau. "Tahun ini masih mendapatkan PROPER Hijau, makanya tim tidak melakukan verifikasi lapangan. Tim Dinas lingkungan Hidup Provinsi Sumbar hanya melakukan pengawasan terhadap penghargaan PROPER Hijau yang diraih 2016," ujarnya. (*)