Gelar Rapat Luar Biasa, SPSP Keluarkan Tuntutan Terhadap Semen Indonesia

"SPSP menolak segala bentuk Intervensi PT Semen Indonesia (Persero), terhadap PT Semen Padang yang tidak sesuai dengan UU Nomor 40 tahun 2007."
Pemasangan spanduk didepan gerbang PT Semen Padang (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Usai melaksanakan Rapat Luar Biasa yang dihadiri jajaran Dewan Pengurus, Dewan Penasehat, Dewan Komisariat, dan Eselon 1 di Ruang Rapat Lantai 1 Kantor Pusat PT Semen Padang, pada Selasa (2 Januari 2018) Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) mengeluarkan secara resmi pernyataan sikap yang ditembuskan pada PT Semen Indonesia.

"Tadi kami telah melakukan rapat luar biasa. Dalam rapat tersebut disepakati secara bersama-sama lima poin penting yang akan disampaikan atau ditembuskan kepada PT Semen Indonesia terkait permasalahan yang saat ini mengapung di PT Semen Padang," kata Sekretaris SPSP Kiki Warlansyah, pada KLIKPOSITIF, Selasa (2/1).

Isi dari lima poin yang dihasilkan dalam rapat luar biasa tersebut yakni SPSP menyatakan menolak kebijakan Semen Indonesia yang mengubah struktur organisasi PT Semen Padang yang dinilai tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT), Akta Nomor 17 tanggal 28 Desember 2012 (Anggaran Dasar PT Semen Padang), dan blueprint PT Semen Padang tahun 2013.

Kedua SPSP juga meminta segera adanya pengisian jabatan Direktur Utama dari Internal PT Semen PAdang dan Komisaris Utama PT Semen Padang yang sebelumnya dijabat oleh Benny Wendri dan telah ditarik ke PT Semen Indonesia pada pertengahan tahun 2017.

Ketiga SPSP menolak segala bentuk Intervensi PT Semen Indonesia (Persero), terhadap PT Semen Padang yang tidak sesuai dengan UU Nomor 40 tahun 2007.

Keempat, SPSP mengingatkan kembali bahwa terbentuknya PT Semen Indonesia (Persero) merupakan hasil perjuangan SPSP beserta masyarakat Sumatera Barat dalam menolak put option kepada camex tahun 2003.

"Dan kelima SPSP menegaskan apabila poin tersebut diatas tidak terpenuhi hingga 08 Januari 2018 kami akan lakukan aksi," jelas Kiki.

Kiki menambahkan, kami telah satu sikap terkait hal ini, dan untuk poin lima tentu akan kami lakukan jika tuntutan yang kami tembuskan ke ... Baca halaman selanjutnya