Semen Padang Konsen dengan Target "Zero Accident"

"K3 merupakan suatu yang sangat utama dalam pekerjaan. Pekerja dan karyawan kita tidak hanya di Indarung, tapi juga di bagian lain sehingga kita ingin hasil yang diperoleh perusahaan tidak ada cidera di dalammya. Pergi dengan selamat dan pulang dengan selamat merupakan suatu keharusan bagi karyawan S"
Dirut PT Semen Padang Yosviandri menyalami salah seorang perwakilan inovator pemenang Semen Padang Improvement Event 2017 (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - PT Semen Padang sebagai salah satu perusahaan yang mempekerjakan ribuan pekerja, sangat konsen dengan upaya untuk mencapai target nihil kecelakaan kerja ("zero accident"). Komitmen itu terlihat jelas dari arahan Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, pada seminar dengan tema "Melalui budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) mendorong terbentuknya bangsa yang berkarakter" di Gedung Serba Guna (GSG) lantai satu, Rabu (14/2).

"K3 merupakan suatu yang sangat utama dalam pekerjaan. Pekerja dan karyawan kita tidak hanya di Indarung, tapi juga di bagian lain sehingga kita ingin hasil yang diperoleh perusahaan tidak ada cidera di dalammya. Pergi dengan selamat dan pulang dengan selamat merupakan suatu keharusan bagi karyawan Semen Padang," kata Yosviandri.

Seminar yang berlangsung dari pagi hingga tengah hari dihadiri oleh jajaran direksi dan ratusan karyawan PT Semen Padang, karyawan dari Anak Perusahaan dan Lembaga Penunjang dan Afiliasi, staf pimpinan dan karyawan Semen Padang Grup.

Yosviandri yang belum sebulan menjabat Dirut PT Semen Padang itu dalam berbagai kesempatan selalu mengingatkan jajaran Semen Padang untuk komit dengan masalah kesehatan dan keselamatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan. Dalam setiap pertemuan, tak jarang ia mengingatkan tentang "safety induction" kepada karyawan. "Jangan sampai ada 'darah' dalam setiap kantong semen yang kita jual," kata mantan Dirut PT PGAS itu.

Dia mengatakan, Semen Padang sebagai perusahaan yang bergerak dengan target "zero accident" dalam hal ini akan melakukan peningkatan pemantauan pelaksanaan K3 di seluruh area perusahaan, dimana dalam hal ini sebagai penanggung jawabnya yakni Biro Health, Safety & Environment.

"Biro ini harus bisa mengkover seluruh area yang ada di perusahaan seluas ini. Kebijakan yang diambil harus dilaksanakan dengan komitmen yang kuat oleh manajemen agar bawahan juga mengikuti," ... Baca halaman selanjutnya