Bagaimana Mencapai Lokasi Lembah Nyarai?

" Lokasi wisata yang dibuka pada April 2013 ini merupakan lokasi wisata yang masih alami dan berada di tengah Hutan Gamaran"
Wisatawan yang datang ke lokasi wisata Nyarai (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF - Lokasi wisata alam Air Terjun Nyarai merupakan lokasi wisata alam yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. Lokasi wisata yang dibuka pada April 2013 ini merupakan lokasi wisata yang masih alami dan berada di tengah Hutan Gamaran, Jorong Gamaran, Korong Salibutan, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Kadar Oksigen yang masih bersih dan baik, membuat kita tidak terlalu lelah saat melakukan perjalanan sepanjang 5,3 km dari posko utama (keberangkatan) menuju Lembah Nyarai.

Bagi Anda peminat wisata alam bisa menemukan lokasi wisata ini dengan tracking. Medan yang menantang dan memacu adrenalin ini bisa Anda tempuh sekitar 1 jam perjalanan dari Padang dengan kendaraan umum.

Air terjun Nyarai berasal dari kondisi air terjun itu sendiri. Nyarai memiliki atri air yang kecil embuih dan memisah sehingga masyarakat setempat memberi nama dengan sebutan Nyarai. Lokasi wisata ini berada di tengah Hutan Gamaran yang masih sangat alami.

Untuk menuju lokasi ini, Anda bisa masuk lewat Simpang Balai Hilie, Pasa Lubuk Alung dengan jarak kurang lebih 8 hingga 9 Km. Setelah masuk ke simpang Balai Hilie, kemudian belok kanan dengan nama Simpang Singguling. Dari simpang Singguling, jalan terus sampai bertemu jembatan baru Koto Buruak.

Setelah di jembatan, belok ke kiri dan jalan terus hingga nantinya menemukan gapura hijau dengan merek lokasi wisata Lubuak Nyarai. Setelah masuk gapura, kurang lebih 500 meter, Anda akan menemukan posko utama menuju ke lokasi wisata Nyarai.

"Sebelum menuju lokasi Nyarai yang berjarak 5,3 Km dari posko utama, wisatawan diwajibkan melakukan registrasi dan mendaftar. Setelah mendaftar, maka akan dilakukan briefing yang didampingi oleh pemandu. Dalam hal ini, ada empat aturan yang harus dipatuhi oleh pengunjung, yakni tidak boleh main di bawah area air terjun karena ada palung dan itu berbahaya. Dilarang mencoret batu. Dilarang berbuat maksiat, dan dilarang membuang sampah sembarangan," ... Baca halaman selanjutnya