Mau Mudik Gratis Bersama Semen Padang, Ini Jadwalnya

()

PADANG, KLIKPOSITIF - PT Semen Padang menggelar mudik gratis bagi 1.000 orang yang akan mudik dengan menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 37 rute perjalanan Padang-Mentawai dan Mentawai Padang pada Juni 2018 ini.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program Mudik Gratis BUMN Hadir untuk Negeri yang dilaksanakan secara nasional. Nah kami di Sumbar bersama PT PELNI , kebagian untuk menyelenggarakan mudik gratis untuk rute Padang-Mentawai dan sebaliknya," kata Kepala Biro Humas PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, didampingi Kepala Biro CSR Muhamad Ikrar, di Padang, Kamis, 31 Mei 2018.

baca juga: BUMN Nyatakan Siap Jalankan New Normal

Dengan adanya kegiatan mudik gratis ini, lanjut Anita, maka diharapkan dapat membantu masyarakat Mentawai yang ada di Padang maupun sebaliknya untuk merayakan hari kemenangan di kampung halaman. "Ini merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang pada masyarakat melalui program CSR perusahaan," ujarnya

Pendaftaran untuk masyarakat yang ingin pulang kampung melalui program Mudik Gratis BUMN Hadir untuk Negeri ini, sebut Anita, telah dibuka sejak 30 Mei 2018, dengan cara langsung di Gallery Belanja Semen Padang di Jalan Pemuda atau seberang Plaza Andalas. Juga dengan cara online dengan mengakses link, bit.ly/mudikgratisPTSP.

baca juga: Semen Padang Sosialisasikan Protokol The New Normal pada Pemangku Kepentingan

"Selain mendapatkan tiket kapal gratis, panitia juga menyediakan T-Shirt, topi, air mineral, snack, tisu, antimo, dan minyak angin bagi para pemudik," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro CSR Semen Padang , Muhamad Ikrar, merinci jadwal keberangkatan kapal dari Padang menuju Mentawai ataupun sebaliknya. Untuk dari Padang, kata dia, ada empat trip. Trip 1 berangkat 1 Juni pukul 16.00 WIB, dengan rute perjalanan dari Teluk Bayur-Labuhan Bajau-Sikalabuan/Pokai-Muara Salbi-Siberut-Tua Pejat-Penasehan-Teluk Bayur.

baca juga: 49 Warga Binaan LPKA Tanjung Pati Dapatkan Remisi Saat Lebaran

Kemudian Trip 2 pada 5 Juni dengan jadwal keberangkatan pukul 14.00 WIB, berangkat dari Teluk Bayur-Penasehan-Tua Pejat-Sioban-Pasapuat-Sikakap-Sinakak-Sikakap-Penasehan-Teluk Bayur. Trip 3, pada 9 Juni, rutenya dari Teluk Bayur-Sioban-Sikakap-Pasapuat-Sioban-Tua Pejat-Penasehan-Teluk Bayur.

Sedangkan Trip 4 pada 12 Juni, berangkat pukul 16.00 WIB dengan rute erjalanan Teluk Bayur-Labuhan Bajau-Sikabaluan/Pokai-Muara Saibi-Siberut-Tua Pejat-Penasehan-Teluk Bayur. "Bagi yang berangkat dari Pelabuhan Teluk Bayur ini, tiket dapat diambil pada saat keberangkatan, di posko panitia, di Pelabuhan Teluk Bayur (sesuai jadwal keberangkatan kapal)," bebernya.

baca juga: Manfaatkan Teknologi, Kunjungan Lebaran Lapas di Lima Puluh Kota Digelar Virtual

Sementara itu, untuk keberangkatan dari Mentawai ada dua trip. Trip 1, pada 6 Juni pukul 16.00 WIB dengan rute, Tua Pejat-Sioban-Pasapuat-Sikakap-Sinakak-Penasehan-Teluk Bayur. Sedangkan Trip 2, pada 7 Juni, berangkat pukul 14.00 WIB, dengan rute Sikakap-Sinakak-Penasehan-Teluk Bayur.

"Untuk yang berangkat dari Mentawai, tiket dapat diambil pada 6 Juni di posko panitia, di Pelabuhan Tua Pejat, Pelabuhan Sioban, Pelabuhan Pasapuat. Serta tanggal 7 Juni juga bisa diambil di Pelabuhan Sikakap, Pelabuhan Sinakak & Pelabuhan Penasahan, sesuai jadwal kedatangan kapal)," terang Ikrar.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang sebagai salah satu anak usaha BMUN di Sumbar yang turut peduli terhadap perantau di Kepulauan Mentawai.

Menurutnya, dengan adanya fasilitas Mudik Gratis BUMN untuk 1000 orang tersebut, maka beban masyarakat Mentawai, khususnya perantau yang akan merayakan lebaran di kampung halamannya dapat terbantu.

"Kita kan tahu berapa mahalnya ongkos kapal dari Padang Mentawai maupun sebaliknya. Anggaplah satu keluarga perantau itu ada 5 orang, mungkin uang yang dikeluarkan sampai Rp1 juta. Nah, program ini sangat membantu sekali. Saya harap, masyarakat bisa memanfaatkan kapal gratis ini," ujarnya.

Hingga Kamis, 31 Mei 2018, tercatat sudah 180-an masyarakat yang mendaftar ke panitia. "Sudah 180-an yang mendaftar, dan sebagian besar melalui jalur online," ungkap Mikel, panitia yang melayani pendaftaran. (*)

Penulis: Riki S