Semen Padang - Kejati Teken MoU Bidang Perdata dan TUN

"Bagi Semen Padang, kesepakatan bersama ini diharapkan membuat perusahaan dapat terhindar dari berbagai persoalan hukum, karena selama kesepakatan bersama ini berjalan, perusahaan mendapat pendampingan dari Kejati soal Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara"
Dirut PT Semen Padang Yosviandri (dua dari kiri) meneken kesepekatan kerjasama dengan Kejati Sumbar (Riki S/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF – PT Semen Padang melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat tentang penanganan masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, Kamis (26/7/2018).

Penandatangan kesepakatan itu dilakukan oleh Dirut PT Semen Padang Yosviandri, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Priyanto di Wisma Indarung Semen Padang.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Kepala Kejati Sumbar, Irdam, Asspidum Kajati Sumbar, Asspidsus Kajati Sumbar, Assbin Kajati Sumbar, Asswas Kajati Sumbar, Kabag TU Kajati Sumbar.

Kemudian juga hadir Direktur Operasional PT Semen Padang Firdaus, jajaran staf pimpinan PT Semen Padang, perwakilan vendor dan distributor PT Semen Padang.

Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri mengatakan, MoU itu dilakukan untuk meningkatkan efektifitas penyelesaian masalah hukum perdata dan TUN, baik di dalam maupun di luar pengadilan.

“Bagi Semen Padang, kesepakatan bersama ini diharapkan membuat perusahaan dapat terhindar dari berbagai persoalan hukum, karena selama kesepakatan bersama ini berjalan, perusahaan mendapat pendampingan dari Kejati soal Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara,” kata Yosviandri.

Dengan MoU ini, Yosviandri berharap agar Biro Hukum & GRC semakin meningkatkan koordinasinya dengan Kejati Sumbar. Kemudian kepada seluruh karyawan di unit perusahaan, diminta untuk bekerja dengan baik dan jangan sampai terlibat gratifikasi.

“Dalam penandatangan kesepakatan bersama ini, para vendor dan distributor juga kami ajak untuk menyaksikannya, karena mereka merupakan mitra PT Semen Padang. Kami pun berharap, selama menjadi mitra kami, para vendor dan distributor tidak melakukan perbuatan ... Baca halaman selanjutnya