TRC Semen Padang Bantu Pencarian Karyawati Lifing Mall yang Hanyut di Banjir Kanal

"Hari ini dari pagi hingga malam, kami kembali menyisiri kawasan Pantai Padang, dan sampai malam ini masih belum ada hasilnya. Mudah-mudahan, malam ini korban ditemukan"
Relawan TRC Semen Padang tengah menyisiri Pantai Pandang untuk mencari korban hanyut di banjir kanal beberapa waktu lalu. (ist)

KLIKPOSITIF, PADANG – Karyawati Lifing Mall yang hanyut di Banjir Kanal, Bandar Bekali, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, pada Minggu, 20 Januari 2019 malam sekitar pukul 22.50 WIB, hingga kini belum ditemukan.

Bahkan, petugas BPBD Kota Padang bersama Basarnas, dan relawan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Seme Padang hingga Kamis, 24, Januari 2019 malam masih terus melakukan pencarian korban dengan menyisiri kawasan Pantai Padang.

Relawan TRC PT Semen Padang, Syafrizal, menuturkan bahwa pihaknya bersama BPBD dan Basarnas, terus melakukan pencarian dengan harapan, agar korban yang diketahui bernama Hilda (25) itu dapat ditemukan.

Oleh sebab itu, pria yang akrab disapa Tojok itu pun berharap doa dari masyarakat Kota Padang, agar korban hanyut tersebut segera ditemukan secepatnya.

“Proses pencarian dilakukan selama tujuh hari sejak korban dinyatakan hanyut dan hilang. Mudah-mudahan secepatnya ditemukan. Kami mohon doanya,” kata Syafrizal kepada klikpositif.com, Kamis malam.

TRC Semen Padang, lanjutnya, sudah terlibat melakukan pencarian sejak hari kedua korban dinyatakan hilang. Bahkan, pihaknya bersama BPBD dan Basarnas, juga ikut menyelami lokasi korban hanyut.

“Hari ini dari pagi hingga malam, kami kembali menyisiri kawasan Pantai Padang, dan sampai malam ini masih belum ada hasilnya. Mudah-mudahan, malam ini korban ditemukan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Minggu, 20 Januari 2019 malam sekitar pukul 22.50 WIB, Hilda warga Jalan Salak, Purus Kabun, Kecamatan Padang Barat, hanyut di banjir kanal, Bandar Bekali, Kota Padang.

Wanita berhijab berusia 25 tahun itu hanyut setelah mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 2432 SYG yang ditumpanginya, terperosok ke banjir kanal saat hendak memarkirkan mobil tersebut di pinggir jalan yang ada di bantaran banjir kali.

Menurut pengakuan pengemudi bernama Warsan (38) yang selamat dari maut, mengatakan ... Baca halaman selanjutnya