TRC Semen Padang Kerahkan 20 Relawan Lakukan Pencarian Sopir Tanki Air yang Hanyut di Lubuk Peraku

"Informasi kami dapat dari warga sekitar pukul 15.45 WIB, dan lima menit kemudian kami langsun trun ke lokasi kecelakaan untuk mencari pengemudi truk yang dilaporkan hanyut sesaat setelah kecelakaan,"
TRC Semen Padang tengah menelusuri aliran Sungai Lubuk Paraku untuk mencari sopir truk yang hanyut setelah mobil yang dikemudikannya masuk ke dalam sungai. (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang lansung merespon cepat peristiwa truk tanki pengangkut air minum yang terperosok ke sungai Lubuk Peraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu, 10 April 2019, sekitar pukul 15.00 WIB.

Bahkan, sesaat setelah informasi kecelakaan tunggal itu didapat, relawan kebencanaan dari perusahaan semen plat merah itu, langsung turun ke lokasi kecelakaan untuk mencari pengemudi truk yang dilaporkan hanyut setelah truk yang dikemudikannya, terperosok ke dalam sungai.

"Informasi kami dapat dari warga sekitar pukul 15.45 WIB, dan lima menit kemudian kami langsun trun ke lokasi kecelakaan untuk mencari pengemudi truk yang dilaporkan hanyut sesaat setelah kecelakaan," kata Wakil Koordinator Lapangan TRC Semen Padang, Marsudi, Rabu sore.

BACA: Truk Tanki Jatuh ke Sungai Lubuk Peraku Padang, Sopir Belum Ditemukan

Truk tanki air bernomor polisi BA 9908 FN itu diketahui melaju dari arah Kota Padang menuju Solok. Setiba di lokasi kejadian, ban truk diduga slip, sehingga pengemudi hilang kendali dan menabrak pembatas jalan, sehingga truk langsung masuk ke dalam sungai.

Akibat kejadian tersebut, sopir truk bernama Riki Pancuang (33), warga Jorong Lubuk Lasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gung Talang hanyut, dan belum ditemukan. Sedangkan kernet truk nahas itu, selamat dan saat ini masih dirawat di Semen Padang Hospitral (SPH).

Lebih lanjut Marsudi menuturkan bahwa dalam pencarian korban hanyut, relawan yang dikerahkan sekitar 20 orang. Para relawan langsung menelusuri arus sungai dari lokasi kecelakaan hingga ke kawasan Sak Bungo yang berjarak sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian.

"Saat pencarian, arus air cukup kuat dan debit air juga tinggi karena curah hujan yang begitu ... Baca halaman selanjutnya