Dibantu TRC Semen Padang, Rahmadina Zaid Berhasil Wujudkan Mimpi Jadi PNS

"Kalau tidak ada relawan TRC Semen Padang yang menolong saya ketika itu, mungkin saya tidak bisa jadi PNS. Untuk itu, saya berterimakasih kepada keluarga besar TRC Semen Padang, semoga perbuatan baik ini menjadi ladang amal "
Rahmadina Zaid (tengah) bersama dengan kedua orangtuannya (Riki S/Klikpositif)
menceritakan kejadian yang dialaminya hingga dia pun ditolong oleh relawan TRC Semen Padang di lokasi longsor Sitinjau Lauik tersebut.

Awalnya, kata Dina, pada Kamis, 13 Desember 2018 sekitar pukul 09.00 WIB, Ia berangkat dari Sijunjung menuju Padang dengan menumpangi PO Indra. Setiba di Solok sekitar pukul 11.00 WIB, antrian panjang kendaraan menuju Padang akibat longsor di Sitinjau Lauik, membuat PO Indara balik arah menuju Sijunjung.

Karena Ia harus ke Padang untuk mengikuti ujian SKD penerimaan CPNS, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Idawati JS dan Zaimul Yana itu dengan penuh keyakinan, akhirnya memutuskan untuk turun dari PO Indra, dan menyambung perjalanan ke Padang dengan menumpangi mobil travel jurusan Solok-Padang, meskipun arus kemacetan ketika itu sudah mulai panjang.

"Kondisi macet sudah padat merayap dan cukup panjang. Travel yang saya tumpangi terus berangsur-ansgur menuju Padang. Setiba di perbatasan Padang-Solok, atau sekitar 1 kilometer dari lokasi longsor, travel yang saya tumpangi sudah tak bisa lagi bergerak. Balik ke Solok pun juga tidak bisa," ujarnya. 

Jarum jam terus bergerak dan siang pun berganti malam. Dina bersama travel yang ditumpanginya masih terperangkap macet. Suasana gelap ditambah buruknya sinyal seluler, membuat Dina panik. Pukul 23.00 WIB, arus lalu lintas Padang-Solok belum juga bisa dilewati kendaraan, dan Dina pun semakin panik dan khawatir tidak bisa mengikuti ujian CPNS. 

Malam semakin larut dan hujan pun mulai turun. Di atas mobil travel, Dina kemudian berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan, mengingat waktu ujian CPNS tinggal hitungan jam, karena besok paginya pukul 08.00 WIB, dirinya harus sudah berada di STKIP Convention Center untuk mengikuti ujian SKB penerimaan CPNS.

Kamis dinihari sekitar Pukul 00.30 WIB, Dina kemudian mendengar sayup-sayup suara orang yang menyebut ada "calon jamaah Umrah yang hendak berangkat ke Tanah Suci terperangkap ... Baca halaman selanjutnya