Semen Padang Berdayakan Ibu PKK Indarung Lewat Pelatihan Tata Boga

"Forum Nagari Indarung diharapkan ikut serta mengkonsep bagaimana usaha tata boga ini ke depan bisa berkembang. Ini tugas kita bersama. Kepada forum, kami di CSR Semen Padang berharap pembinaan tata boga ini terus berlanjut,"
Peserta pelatihan tata boga ibu PKK Indarung foto bersama dengan jajaran CSR Semen Padang dan Forum Nagari Indarung usai penutipan pelatihan tata boga di Sekretariat Forum Nagari Indarung (Peserta pelatihan tata boga foto bersama dengan pengurus Forum Nagari Indarung dan CSR Semen Padang)
Basinergi Mambangun Nagari (BMN) dari CSR Semen Padang. Pelatihan ini diikuti oleh 17 ibu-ibu PKK di Kelurahan Indarung dengan melibatkan Pusat Pelatihan Asyifa sebagai pelati tata boga.

"Untuk biaya pelatihannya, Semen Padang melalui CSR perusahaan mengalokasikan anggaran Rp14 juta. Biaya tersebut digunakan untuk pelatihan seperti honor pemateri, pembelian peralatan dan bahan kue untuk pelatihan," katanya.

Pelatih tata boga Safridiyanti menyebut tak ada kesulitan bagi dirinya dalam memberikan pelatihan kepada peserta, apalagi adanya dukungan dari Forum Nagari Indarung dan Semen Padang, juga menjadi penyemangat dan motivasi bagi peserta untuk maju dan berkembang.

"Pelatihan tata boga ini meliputi berbagai jenis cake, seperti cake coklat, pisang dan lainnya. Kemudian juga ada pembuatan kue kering seperti siput dan ulat, bakpau, kue kukus, pizza mini, tahu fantasi dan roti boy. Saya melihat, para peserta begitu antusias mengikuti pelatihan tata boga ini," katanya.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan tata boga bernama Nonda Handayani mengaku bersyukur bisa mengikuti pelatihan tata boga ini, apalagi selain diberikan pelatihan secara gratis, para peserta juga dimbing oleh forum dan Semen Padang untuk pengembangan usaha tata boga.

"Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini, apalagi melalui pelatihan ini, tentunya akan dapat menanbah pemasukan untuk keluarga. Saya berharap pembinaan dari Semen Padang dan Forum Nagari Indarung terus dilanjutkan," katanya.(*)