Empat Lomba Khas 17 Agustus Warnai Peringatan HUT RI ke-74

Para pemenang lomba Khas 17 Agustus foto bersama dengan Direksi PT semen Padang, Sabtu (17/8)
Para pemenang lomba Khas 17 Agustus foto bersama dengan Direksi PT semen Padang, Sabtu (17/8) (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Lomba Khas 17 Agustus menjadi salah satu rangkaian kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-74 yang dilaksanakan di pelataran parkir PT Semen Padang pada Sabtu, Agustus 2019.

Peserta lomba tidak hanya berasal dari karyawan PT Semen Padang saja namun dari karyawan BUMN lainnya yang telah mengikuti upacara bendera peringatan HUT RI seperti PT KAI, PT Bank BRI, Bank Mandiri dan lainnya. Ada juga peserta lomba yang berasal dari pelajar yang mana sebelumnya juga menjadi peserta upacara.

baca juga: Semen Padang Sosialisasikan Protokol The New Normal pada Pemangku Kepentingan

Beberapa lomba dilaksanakan pada lomba khas 17 Agustus tersebut seperti Lomba Makan Kerupuk, Lomba Balap Karung, Lomba Balap Pimpong dan Lomba Tarik Tambang. Seluruh peserta lomba yang mendaftar akan mendapatkan baju untuk bermain dan hadiah hiburan.

Pada lomba makan kerupuk, ada 10 orang peserta yang berasal dari berbagai kalangan seperti pelajar dan karyawan BUMN. Pada lomba tersebut, peserta akan berusaha untuk menghabiskan kerupuk dalam waktu yang cepat untuk memenangkan hadiah uang tunai untuk Juara I senilai Rp500 ribu dan Juara II Rp400 Ribu.

baca juga: SSB Semen Padang Serahkan Bansos Dampak Covid 19 dari APSSI

Pada lomba Balap Bola Pimpong, peserta lomba dibentuk dalam satu kelompok. Ada 4 kelompok lomba balap bola pimpong yang bertanding untuk bisa paling cepat memenangkan lomba. Peserta lomba balap bpla pimpong akan berusaha untuk mengantarkan bola pimpong ke batas yang telah ditentukan dan kembali ke gari start. Nantinya di garis star, satu orang lainnya akan membawa bola pimpong yang sama dan kembali berusaha menjadi yang paling cepat untuk memenangkan hadiah uang tunai untuk Juara I yakni Rp700 Ribu dan juara II senilai Rp500ribu. Dalam lomb balap pimpong ini, jika bolanya jatuh, peserta lomba dapat mengambil kembali bola yang telah jatuh dan terus mengikuti lomba.

Di lomba Balap Karung, peserta lomba juga disatukan dalam suatu kelompok dan akan bertanding dengan kelompok lainnya untuk menjadi yang paling cepat. Peserta lomba yang telah kembali dari garis yang telah ditentukan akan bergantuan dengan temannya untuk kembali berjuang menjadi yang paling cepat dengan menggunakan karung yang telah disediakan. Peserta lomba balap karung bertanding untuk memperebutkan hadiah uang tunai untuk juara I yakni Rp1 Juta dan untuk juara II yakni Rp900 ribu.

baca juga: Terkait COVID-19, Semen Padang Tiadakan Salat Idul Fitri di Plaza Kantor Pusatnya

Sementara itu, pada Lomba tarik tambang, setiap kelompok yang berisi 7 orang akan saling bertanding. Ada 4 kelompok yang saling berusaha untuk menjadi finalis kemudian saling berjuang untuk menjadi juara. Hadiah yang ditawarkan pada lomba tersebut juga cukup menggiurkan, untuk juara I lomba Tarik Tambang akan mendapat uang tunai berjumlah Rp2 Juta dan untuk juara II yakni senilai Rp1 Juta.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang , Nur Anita Rahmawati kepada KLIKPOSITIF mengungkapkan kegiatan itu tampak diminati oleh banyak orang dari ramainya peserta lomba yang mendaftar pada lomba khas 17 Agustus tersebut.

baca juga: Anjangsana ke Panti Sosial Anak Asuh Lubuk Kilangan, Semen Padang Serahkan Tali Asih

Melihat tingginya animo peserta pada lomba tersebut, Anita mengungkpakan bahwa kegiatan seperti Lomba Khas 17 Agustus masih sangat dirindukan oleh banyak orang.

Menurutnya, melalui lomba tersebut, peserta lomba dapat sejenak lepas dari berbagai beban pikiran seperti pekerjaan dan tanggungjawab lainnya, kemudian dapat menyatu bersama dengan peserta lainnya dan berada dalam satu kelompok dengan tujuan untuk menang bersama-sama.

Di sisi lain, salah seorang karyawan BUMN dari PT Semen Padang yang mengikuti salah satu lomba dan menjadi Juara I dari lomba tersebut mengungkapkan bahwa lomba tersebut sangat menarik. Ia menjelaskan meskipun cuaca panas, namun tidak menyurutkan niatnya untuk dapat memenangkan lomba yang ia ikuti.

"Semoga tahun depan lomba khas 17 Agustus ini diadakan lagi," tuturnya.(*)

Penulis: Khadijah