PPS Sakato Semen Padang Kirimkan Tujuh Atlet Ikuti Pra PON

(Ist)

KLIKPOSITIF - Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato Minangkabau Semen Padang binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) mengirim 7 orang atletnya untuk Pra-PON 2019 yang dilaksanakan di Gedung Beladiri KONI Sumbar selama 1,5 bulan.

"Tujuh atlet beserta satu orang pelatih sejak 8 September lalu tengah mengikuti pemusatan latihan (Training Center/TC) di tingkat perguruan," kata Wakil Ketua PPS Sakato Minangkabau Semen Padang , Yaldi.

baca juga: FKIK Semen Padang Salurkan Bansos untuk Warga Indarung Terpapar Covid-19

Menurut Yaldi, para atlet yang lolos seleksi melalui TC itu akan mengikuti PON XX yang diadakan di Papua pada 2020.

Tujuh pesilat itu masing-masing, Mario Vineri untuk kategori tanding E putra, Robi Admarwan kategori tanding F Putra, dan Winda Novi Yalni Kategori tanding C putri. Sementara untuk Kategori Tunggal Eko Budi Hermawan. Pada kategori ganda putra, ada Eko Budi Hermawan, Dedi Suryadi dan Ihsan Wahyudi. Kemudian kategori ganda putri Agustin dan Yola Cynthia. 

baca juga: Semen Padang Sosialisasikan Protokol The New Normal pada Pemangku Kepentingan

Tujuh peserta itu didampingi oleh pelatihnya yang sering mendampingi di berbagai pertandingan yakni Natrio Novril. 

PPS Sakato merupakan perguruan bela diri yang berdiri sejak 1 Juli 1975 di masa Dirut PT Semen Padang Azwar Arnas dengan beberapa pendiri, di antaranya, Zahari Bachtiar Said, dan Adri Simon (alm). 

baca juga: SSB Semen Padang Serahkan Bansos Dampak Covid 19 dari APSSI

Nama Sakato diambil dari kata "Saka" dan "Kato" yang memiliki makna Kata yang Manis. Selain itu, filosofi berdirinya pencak silat Sakato yakni membentuk generasi muda yang mempersiapkan diri untuk bekal dunia dan akhirat.

PPS Sakato rutin menempa atletnya setiap hari agar kembali mengukir prestasi yang dapat mengharumkan nama daerah dan nama PT Semen Padang .

baca juga: Terkait COVID-19, Semen Padang Tiadakan Salat Idul Fitri di Plaza Kantor Pusatnya

Perguruan ini telah banyak menorehkan prestasi baik skala lokal, Nasional maupun Internasional. Pada PON 2016, PPS Sakato berhasil menyabet 1 medali emas, 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Sementara itu, pada Porprov 2018 yang diadakan di Pariaman, prestasi dari atlet PPS Sakato berhasil membuat Kota Padang sebagai Juara Umum di cabor Pencak Silat .

Saat ini, kata Yaldi, PPS Sakato memiliki 200 orang atlet dengan 3 cabang silat yakni Prestasi, Tradisi dan Akhlak Mulia.

Untuk prestasi, bidang ini mengutamakan kemenangan dari berbagai pertandingan yang diikuti oleh setiap atlet PPS Sakato. Sementara bidang Tradisi yakni silat memiliki ciri khas pencak silat seperti Pauh dan Kumango. 

Pada bidang Akhlak Mulia, atlet silat juga diajarkan untuk memiliki sifat dan karakter yang baik dengan menerapkan berbagai nilai luhur.

PPS Sakato memiliki 15 orang pelatih dengan berbagai prestasi yang telah mereka torehkan. Yaldi yang merupakan Wakil Ketua PPS Sakato yang juga seorang pelatih pernah meraih medali perak pada Porprov tahun 2001 di Pesisir Selatan.(*)

Penulis: Khadijah