KABUT ASAP: Semen Padang Bagikan 12500 Masker

"Mudah-mudahan dengan adanya pembagian masker ini, dapat mencegah masyarakat terpapar kabut asap"
Relawan TRC Semen Padang memasangkan masker kepada pelajar SMA Semen Padang secara simbolis. (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Merespons bencana kabut asap yang menimpa Sumatera Barat akibat kebakaran hutan di sejumlah provinsi, PT Semen Padang menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan masker kepada jajaran karyawan dan masyarakat lingkungan.

Hingga Kamis (19/9/2019), PT Semen Padang telah membagikan sebanyak 7.500 kepada karyawan dan pelajar, guru di SD, SMP, SMA/ SMK di bawah Yayasan Igasar Semen Padang. Selanjutnya, mulai Jumat (20/9/2019), PT Semen Padang kembali akan membagikan sebanyak 5000 masker kepada masyarakat lingkungan.

"Ini bentuk kepedulian sosial kita kepada masyarakat yang saat ini ditimpa bencana kabut asap. Total masker yang kita bagikan adalah sebanyak 12.500. Sebelumnya masker telah kita bagikan kepada karyawan, dan selanjutnya pada Kamis, dibagikan kepada siswa dan guru Yayasan Igasar PT Semen Padang dengan melibatkan Tim Reaksi Cepat Semen Padang," kata Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati.

Dia mengatakan, pembagian masker itu bertujuan untuk mengantisipasi adanya pelajar dan guru yang mengalami gangguan pernapasan akibat terpapar kabut asap. Aksi ini akan diperluas dengan sasaran masyarakat lingkungan perusahaan.

"Dalam proses pembagian masker untuk masyarakat lingkungan, kami juga bekerjasama dengan tokoh adat dan masyarakat di lingkungan perusahaan. Mudah-mudahan dengan adanya pembagian masker ini, dapat mencegah masyarakat terpapar kabut asap," ujarnya.

Sekretaris Yayasan Igasar Semen Padang Mawardi, menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang yang telah peduli terhadap pelajar di lingkungan Yayasan Igasar Semen Padang. "Masker ini bermanfaat sekali bagi pelajar dan guru, karena kondisi asap sangat membahayakan," katanya

Masker yang dibagikan PT Semen Padang melalui relawan TRC perusahaan itu, kata Mawardi juga merupakan bentuk antisipasi agar para pelajar dan guru, termasuk staf yayasan, tidak terkena penyakit gangguan pernafasan ... Baca halaman selanjutnya