KKSP dalam Waktu Dekat Tambah Satu Varia Usaha

"Kebanyakan varia usaha kita targetnya adalah orang yang berada di sekitar Semen Padang, tapi yang baru ini kita targetkan pasarnya yakni masyarakat umum"
(web Igasar)

KLIKPOSITIF - Koperasi Keluarga Semen Padang (KKSP) memiliki rencana untuk menambah varia usaha baru untuk menambah pendapatan unit usaha milik PT Semen Padang tersebut.

General Manager KKSP Daswandi mengatakan rencana itu sudah masuk dalam rencana anggaran 2019 dengan nilai Rp 3 Miliar untuk pembelian lahan untuk varia usaha baru tersebut sehingga pada 2020 dapat digarap untuk pembangunannya.

"Kebanyakan varia usaha kita targetnya adalah orang yang berada di sekitar Semen Padang, tapi yang baru ini kita targetkan pasarnya yakni masyarakat umum," kata Daswandi saat ditemui di ruang kerjanya.

Unit usaha yang akan dibuka itu rencananya dalam bentuk kuliner yakni toko dan Franchise KFC Cabang Indarung. Selain itu, nantinya kantor KKSP juga akan pindah ke bangunan baru tersebut.

"Saat ini bangunan toko kita masih menyewa sehingga kita berkeinginan untuk memiliki toko sendiri," katanya.

Saat ini KKSP memiliki dua belas jenis usaha yakni Toserba, Simpan Pinjam, Varia Usaha, Supplier & Kontraktor, Perdu Bon Material, Sampah & Ops. Gudang Semen Padang, Sapu Jalan & POT. RPT, CS Kantor Pusat, Pabrik Kantong, CS Teluk Bayur, Transportasi Semen Curah dan Distributor Semen Curah.

Sementara itu, untuk Sisa Hasil Usaha (SHU) KKSP pada 2018 yakni Rp 10, 7 Miliar sesuai dengan yang telah ditargetkan saat pada Rapat Akhir Tahun (RAT) 2017 lalu.

SHU 2018 mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan dengan SHU tahun 2017 yang hanya mencapai Rp.9,3 Miliar. Peningkatan angka pendapatan pada 2018 itu didominasi oleh Distributor Semen Curah ke Jambi.

Sementara untuk target SHU pada 2019 adalah Rp 8 Miliar.

Penurunan target SHU dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya dikarenakan adanya penurunan Item Master sebanyak 4000 buah menjadi 400 buah. Hal itu tentunya mempengaruhi target pendapatan KKSP sebagai supplier karena tidak bisa lagi seperti biasanya memenuhi kebutuhan ... Baca halaman selanjutnya