Semen Padang Salurkan Bantuan kepada Korban Galodo

"Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan dari Semen Padang"
Koordinator lapangan TRC Semen Padang untuk bencana Galodo Jorong Gelapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya Agam, Ismail, menyerahkan bantuan logistik dari Semen Padang kepada Walinagari Tanjung Sani Maizon. (Riki S)

AGAM, KLIKPOSITIF - Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang menyerahkan bantuan logistik kepada korban bencana banjir bandang atau galodo yang melanda Jorong Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, Jumat (22/11/2019).

Bantuan logistik berupa beras, minyak goreng, air mineral, mie instan, sarden kaleng dan roti bisukuit itu, diserahkan secara simbolis oleh Koordinator TRC Semen Padang untuk bencana banjir bandang Jorong Galapung Ismail, kepada Walinagari Tanjung Sani Maizon.

Selain menyerahkan bantuan logistik, relawan TRC Semen Padang juga membantu warga terdampak banjir bandang untuk membersihkan material banjir berupa batu, lumpur dan tanah yang menimbun fasilitas umum dan rumah warga.

Kalaksa BPBD Kabupaten Agam Muhammad Lutfi AR mengapresiasi PT Semen Padang yang telah menyalurkan bantuan relawan dan logistik ke lokasi bencana banjir bandang di Jorong Galapung. "Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan dari Semen Padang," katanya di lokasi bencana.

Terkait dengan bencana galodo di Jorong Galapung, Lutfi menuturkan bahwa dampak kerugian materil mencapai Rp2 miliar lebih, karena selain ada rumah warga dan masjid serta MDA yang rusak berat hingga sedang, lahan pertanian seluas lebih kurang 20 Ha juga ikut dilanda banjir bandang.

Jorong Galapung, kata dia, merupakan rawan bencana seperti longsor dan banjir bandang, karena topografi daerah tersebut dekat dengan bukit salingka Danau Maninjau, atau Gunung Kuduak Bantiang yang kemiringannya sekitar 70 derajat. "Jarak gunung dengan pemukiman warga sekitar 500 meter," ujarnya.

Untuk itu, tambahnya, kepada warga Jorong Galapung diminta untuk tetap waspada, karena hujan yang masih terus terjadi berpotensi menyebabkan banjir susulan, atapun longsor. "Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaannya, terutama saat hujan, karena dikhawatirkan terjadinya bencana susulan," katanya.

Tanggap bencana 15 ... Baca halaman selanjutnya