Sempat Dirawat di SPH, Dua Pasien Lansia Positif COVID-19 Berhasil Sembuh

Direktur Semen Padang Hospital Kol. CKM (purn) dr. Farhaan Abdullah, SP THT-KL
Direktur Semen Padang Hospital Kol. CKM (purn) dr. Farhaan Abdullah, SP THT-KL (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kabar bahagia datang dari Kota Padang. Dua orang pasien lanjut usia (lansia) yang terkonfirmasi positif COVID-19 berhasil sembuh setelah sebelumnya menjalani masa perawatan di Semen Padang Hospital ( SPH ).

"Iya benar. Ada dua pasien lansia positif COVID-19 dengan daerah asal Kota Padang berhasil sembuh setelah menjalani masa perawatan di SPH ," ujar Direktur Semen Padang Hospital, Kol. CKM (purn) dr. Farhaan Abdullah, SP THT-KL pada KLIKPOSITIF , Senin (11/5).

baca juga: Nagari di Lima Puluh Kota Ini Tempelkan Nama Penerima BLT di Warung Kopi

Ia menjelaskan, pasien pertama bernama Ibu Nelfianti (62 tahun) berasal dari Kelurahan Lubuk Begalung telah berhasil dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang setelah dilakukan perawatan sekaligus isolasi diri selama 10 hari di semen padang hospital kemarin, 8 Mei 2020. Sementara satu orang pasien lainnya yakni bernama Bapak Mardi (62 tahun) Kelurahan Ampang setelah menjalani perawatan selama 13 hari dan telah dipulangkan pada Minggu (10/5) malam. Hasil PCR dari pasien ini telah menunjukkan 2x negatif.

"Jadi kita sudah siapkan SPH sebagai rumah sakit swasta yang ikut serta secara total untuk hadapi COVID-19 ini yakni dengan menutup 1 lantai di gedung kami. Karena di lantai 4 ini khusus untuk pasien COVID-19 yang telah disediakan sebanyak 54 Tempat Tidur (TT) untuk merawat pasien yang terpapar virus itu," ujar pria yang akrab dipanggil dr. Farhaan yang juga merupakan seorang dokter spesialis Telinga, Hidung Tenggorokan (THT).

baca juga: Angka Kematian karena Covid-19 Tinggi, Penggunaan Ventilator Dikaji Ulang

Ia juga mengungkapkan selama wabah COVID-19 terkonfirmasi di Sumbar, ia telah melakukan tehs Swab pada 1.100 orang. Hal itu berdasarkan kordinasinya dan tenaga medis SPH lainnya dengan Dinas Kesehatan Kota Padang.

Dalam menjalani penanganan COVID-19, semenjak dijadikan rumah sakit rujukan oleh Pemprov Sumbar, SPH menyediakan 54 Tempat Tidur (TT). Rinciannya yakni wing barat lantai 4 ada sebanyak 37 TT dan pada wing timur sebanyak 17 TT. Tiap ruangan disediakan exhaust tek negatif dan Hepa Filter 13 dan lampu UV. Serta ada cctv, intercom, desinfektan chamber saat keluar dari red zona atau zona merah dengan penggunaan APD kelas 3 yang lengkap oleh tenaga medis SPH .

baca juga: Ini Riwayat Kontak dan Perjalanan Pelaut Positif COVID-19 di Agam

Selain itu, guna menghindari penyebaran virus pada pengunjung SPH lainnya, baik pasien PDP maupun yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 diberikan jalur masuk tersendiri, yakni melalui jalur belakang gedung dan dapat menaiki lift yang langsung menuju lantai 4. Untuk keamanan tambahan, SPH juga melakukan sterilisasi pada tiap ruangan dan gedung setiap harinya menggunakan cairan disinfektan dan semprot fogging.

"Hal itu kita lakukan sebagai langkah antisipatif dari SPH untuk menghindari penyebaran COVID-19 pada pengunjung lainnya yang ingin mendapatkan perawatan atas penyakit berbeda," katanya.

baca juga: Vaksin Covid-19 Milik Cina Akan Tersedia Akhir Tahun

dr. Farhaan juga menambahkan bahwa di SPH saat ini ada 20 orang pasien positif COVID-19 yang tengah menjalani masa perawatan dan isolasi diri. Ia mengungkapkan kemungkinan dalam waktu dekat akan ada lagi pasien yang dikonfirmasi sembuh dari virus tersebut, namun masih akan dilakukan tes untuk yang kedua kalinya sehingga memang diyakini sembuh sepenuhnya.

Sementara itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja dan melakukan social distancing hingga wabah pandemi benar-benar berakhir. Ia dan tenaga medis lainnya akan membantu masyarakat sebagai garda terdepan dalam menangani COVID-19

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak takut berobat ke SPH karena rumah sakit tersebut telah menerapkan protokol yang ditetapkan dengan sebaik-baiknya guna menghindari penyebaran virus corona .

"Kami juga berharap kepada pasien yang berobat ke SPH untuk berkata jujur dan mengatakan yang sebenarnya jika ditanya riwayat perjalanannya. Ayo sama-sama kita lawan dan akhiri COVID-19. Patuhi imbauan pemerintah untuk tetap di rumah saja. Jikalau harus keluar rumah, jangan lupa untuk lakukan social dan physical distancing dan wajib gunakan masker saat keluar, " tuturnya. (*)

Editor: Khadijah