TRC Semen Padang Berhasil Terobos Daerah Terisolasi di Limapuluh Kota

TRC Semen Padang bersama anak-anak Jorong Gelugur
TRC Semen Padang bersama anak-anak Jorong Gelugur (Ist)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Tim Reaksi Cepat (TRC) yang diberangkatkan PT Semen Padang ke lokasi bencana banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya berhasil menembus Nagari Gelugur, Kecamatan Kapur IX, yang terisolasi akibat bencana tersebut, Rabu (8/3).

"Alhamdulillah, kami dari TRC berhasil menembus Gelugur setelah melewati medan jalan yang rusak berat. Beberapa masyarakat di sana langsung menangis begitu mengetahui kami datang membawa sembako," kata anggota TRC, Ismail, Rabu, 8 Maret 2017.

baca juga: Mengenal Bahaya HIV dan Upaya SPH Mencegahnya dengan Hadirkan Poli VCT

Ismail menyebut bahwa pihaknya langsung terharu menyaksikan masyarakat Gelugur menangis, karena sejak bencana banjir dan longsor menerjang kampung mereka, akses jalan ke Nagari Gelugur putus total, sehingga mereka kesulitan mencari bekal untuk dimakan.

"Sembako yang kami bawa itu sangat berarti nbagi mereka. sembako tersebut terdiri dari beras, mie instant, air mineral, sarden, dan kue kering. Kami juga membawa kebutuhan lainnya seerti pembalut wanita," ujarnya.

baca juga: Tinggal di Warung Ukuran 3x4 Meter, Korban Kebakaran di Ampera Dibantu Semen Padang

Kemudian ketika ditanya bagaimana TRC Semen padang berhasil menembus medan jalan yang rusak berat menuju Gelugur, Ismail mengaku bahwa rombongannya berangkat menggunakan mobil 4WD dengan didampingi camat Kapur IX dan anggota Koramil daerah setempat.

Lama perjalanan menuju Nagari Gelugur, kata Ismail, mencapai 2 jam lebih dari Posko TRC di Kecamatan Pangkalan. Banyak rintangan yang lewati. Di antaranya tanjakan dan turunan yang agak begitu tajam.

baca juga: Semester I Tahun 2021, PT Semen Padang Catatkan Total Ekspor 1,1 Juta MT

"Beberapa jalan yang dilewati ada yang putus dan tertimbun longsor, sehingga kami terpaksa membuka jalan baru untuk sampai di Nagari Gelugur," terangnya.

Sementara itu, Koordinator TRC Semen Padang , Kiki Warlansayah, mengaku bangga atas kerjakeras timnya yang telah berhasil menembus daerah yang terisolasi akibat bencana banjir dan longsor tersebut.

baca juga: Ahli Gizi SPH Ungkap Cara Sehat Mengolah Daging Kurban Agar Tetap Sehat di Masa Pandemi

"saya mewakili manajemen sangat senang, kerjakeras tim akhirnya membuahkan hasil. Mudah-mudahan keberadaan TRC di sana bermanfaat bagi masyarakat Nagari Gelugur," ujar Kiki.

Kiki menyebut bahwa pagi tadi, pihaknya juga mengirimkan tim trabas dan tenaga kesehatan ke lokasi bencana di Limapuluh Kota. Mereka terdiri dari 6 orang trabas dan 6 orang tenaga kesehatan yang terdiri 2 dokter, 3 perawat dan 1 apoteker.

"Tim trabas dan tenaga kesehatan itu, dikirim setelah Dirut PT Semen Padang , Benny Wendry, turun ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan 1.000 sak semen, serta melakukan pemantauan dampak dari bencana banjir dan longsor di Limapuluh Kota pada Selasa kemarin," ujarnya.

Kiki menambahkan, tenaga kesehatan yang diturunkan, juga membawa berbagai jenis obat-obatan, sedangkan tim trabas nantinya akan bekerja untuk mendistriubisikan bantuan ke Nagari Gelugur.

"Tim trabas dan tenaga kesehatan dari Semen Padang Hospital itu akan berada di lokasi bencana sampai Minggu depan," ujar Kiki sembari menyebut bahwa tim trabas dan relawan kesehatan yang dikirim, dilepas langsung oleh Direktur Produksi Indrieffouny Indra di pelataran parkir kantor Pusat PT Semen Padang .

Sebelumnya diberitakan, Selasa, 7/3 kemarin, Dirut PT Semen Padang , Benny Wendry mengunjung lokasi bencana banjir dan longsor di Pangkalan, Limapuluh Kota. Usai mengunjungi lokasi tersebut, Benny kemudian memberikan arahan kepada TRC Semen Padang yang sudah berada di lokasi bencana sehari pasca-kejadian.

Selain mengunjungi dan memberikan arahan kepada TRC, Benny Wendry juga menyerahkan bantuan 1.000 sak semen. Bantuan itu diserahkan secara simbolis dan diterima langsung Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi. (Riki)

Penulis: Eko Fajri