Distribusi Produk Meningkat, Semen Padang MoU dengan PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari

Dirut PT Semen Padang Benny Wendry meneken MoU antara PT Semen Padang dengan PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero)
Dirut PT Semen Padang Benny Wendry meneken MoU antara PT Semen Padang dengan PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- PT Semen Padang melakukan penandatanganan nota kesepahaman MoU dengan PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) di Rumah Dinas Gubernur Sumbar , di Padang, Selasa, 4 April 2017 sore. 

Penandatanganan MoU yang disaksikan Gubernur Sumbar Irwan Prayotno itu, dari Semen Padang dilakukan Dirut PT Semen Padang Benny Wendry, sementara dari PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero), oleh Syaiful Abdat Bandung Bismono, selaku Direktur Utama. 

baca juga: Pemko Padang Salurkan 60 Persen Pupuk Subsidi

"MoU ini merupakan bentuk sinergi BUMN dengan mempertimbangkan bidang usaha yang dimiliki. Dengan bidang usaha yang saling mendukung, kita sepakat melakukan kerjasama di dalam menyediakan sarana kapal pengangkut bagi kebutuhan distribusi semen," kata Dirut PT Semen Padang, usai MoU.

Benny mengatakan, sebagai perusahaan semen yang mendistribusikan produk ke berbagai wilayah di Indonesia, Semen Padang membutuhkan sarana angkut kapal . "Pengadaan kapal nantinya akan dilakukan anak usaha PT Semen Padang," kata Benny.

baca juga: Gunung Tandan Kosong Kelapa Sawit Terbakar, Polres Pasbar Akan Panggil Manajemen PT AWL

Untuk tahap awal, lanjut Benny, kapal yang dipesan hanya satu unit dengan kapasitas 1.000 sampai 1.500 ton. Kapal tersebut, nantinya akan digunakan untuk mendistribusikan semen ke wilayah kepulauan seperti Pulau Mentawai, Nias dan Riau Kepulauan.

"Untuk operasional kapal , nanti akan kami bicarakan dengan PT Dok. Bisa jadi operasional kapal nantinya dari anak perusahaan PT Semen Padang, atau dari PT Dok," ujarnya. 

baca juga: Soal Pemberlakuan PPKM Darurat di Padang, Ini Kata DPRD

Pemesanan kapal ini, lanjut Benny, juga dipengaruhi oleh Pabrik Indarung VI yang rencananya, akan dioperasikan dalam waktu dekat ini. Sebab, dengan dioperasikannya pabrik baru berkapasitas 3 juta ton per tahun itu, maka pendistribusian semen lewat jalur laut juga akan meningkat.

"Selama ini, rata-rata pendistribusian produk Semen Padang per tahun lewat jalur laut mencapai 3 juta ton per tahun. Dengan akan dioperasikannya Pabrik Indarung VI, maka pendistribusian semen lewat jalur laut akan naik menjadi 3,7 juta ton. Angka tersebut baru di tahun 2017," ujarnya.

baca juga: Bayar PBB, Pemko Padang Hapus Denda Keterlambatan

PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari  (Persero) sendiri meurpakan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang jasa pembangunan, perbaikan dan pemeliharaan kapal serta pekerjaan onshore dan offshore yang memiliki kemampuan untuk menyediakan kapal -kapal.

PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari menyatakan kesediaannya memfasilitasi pengadaan dan spesifikasi kapal -kapal yang diperlukan Semen Padang. Spesifikasi Kapal yang dibutuhkan untuk kebutuhan sarana pengangkut semen tersebut adalah type Landing Craft Utility (LCU) atau Landing Ship Tank (LST) yang aman dengan daerah operasi distribusi.

Dirut PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Syaiful Abdat Bandung Wismono mengatakan, setelah MoU ini, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penjajakan terkait spesifikasi kapal yang dibutuhkan Semen Padang. 

Misalnya, jarak tempuh kapal yang diinginkan berapa kilometer, kemudian kecepatannya berapa knot dan kapal yang diinginkan tipenya seperti apa. "Setelah dijajaki, barulah kita bangun sesuai dengan yang diinginkan Semen Padang, termasuk kapan waktu pembangunan kapal itu selesai," kata Bandung Wismono. 

Bandung menyebut bahwa perusahaan yang Ia pimpin sudah dipercaya oleh berbagai pihak dalam hal pembangunan kapal . Bahkan TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut, sering memesan kapal untuk mengangkut artileri, termasuk prajurit. 

"Hal ini, karena PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero) selalu komit dan disiplin terhadap Quality Cost and Delivery. " bebernya. (*)

Penulis: Riki