Isu TKA Asal Cina Serbu Indoneaia, Ketum SPSP: Kinerja Serikat Pekerja Harus Ditingkatkan

Ratusan anggota SPSP menghadiri talkshow dalam rabgka HUT ke 15 SPSP yang diadakan di GSG Semen Padang
Ratusan anggota SPSP menghadiri talkshow dalam rabgka HUT ke 15 SPSP yang diadakan di GSG Semen Padang ()

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Umum Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP), Desri Ayunda, menyebut bahwa isu serbuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina ke Indonesia menjadi ancaman bagi tenaga kerja Indonesia, khusuanya yang tergabung ke dalam serikat pekerja

Untuk itu, Ia berharap agar kinerja anggota SPSP lebih ditingkatkan lagi. "Kalau kinerja meningkat, maka akan berdampak baik kepada perusahaan sehingga kesejahteraan karyawan juga semakun meningkat. Ini semua saling terkait," kata Desri saat talkshow SPSP di GSG Semen Padang , Rabu (5/4). 

baca juga: Belajar ke Jepang, Program 5S di SMK Semen Padang Sukses Jadi Budaya Sekolah

Talkshow tersebut digelar dalam rangka HUT ke-15 SPSP dan dihadiri sekitar 200 anggota SPSP, termasuk Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang Benny Wendry dan Direktur Keuangan PT Semen Padang , Tri Hartono Rianto. 

Selain itu, juga hadir Ketum Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP ISI), Widjayadi, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dan Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan, Roostiawati sebagai narasumber.

baca juga: Ini Inovasi SMK Semen Padang; Produksi Souvenir Berbahan Akrilik Dilengkapi LED

Dalam kesempatan itu, Desri juga menyingung soal kebijakan pemerintah yang dengan mudahnya mengeluarkan izin kepada investor asing untuk mendirikan pabrik semen di Indonesia. Sebab, akibat kebijakan itu, perusahaan semen milik Pemerintah termasuk karyawannya, terancam. 

"Ini menjadi preseden buruk bagi perusahaan semen BUMN, termasuk Semen Padang ," ujarnya.

baca juga: Selama 2021, UPZ Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Rp10,1 M

Terkait talkshow dengan tema "Peran Kinerja Industri Semen dalam Menghadapi Persaingan Global", Dirut PT Semen Padang Benny Wendry menyebut bahwa talkshow ini sangat tepat dilakukan di tengah ketatnya persaingan semen di Indonesia.

"Mudah-mudahan melalui talkshow ini, kinerja perusahaan semakin meningkat. Untuk itu, kami dari manajemen mengucapkan terimakasih keepada SPSP yang telah menggelar talkshow ini," ujarnya.

baca juga: Semen Padang Gelar Donor Darah, 265 Kantong Terkumpul

Manajemen, lanjut Benny, selalu berkomitmen untuk menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh unsur serikat pekerja . Untuk itu, manajemen berharap SPSP jadi garda terdepan agar bersama-sama menjaga perusahaan dari berbagai ancaman, termasuk menjaga nama baik perusahaan. 

Kemudian, sebut Benny, manajemen juga berharap SPSP jadi duta perusahaan. "Mari kita bela dan mari kita klarifikasi persoalan yang ada. Kami harapkan juga SPSP membantu manajemen untuk mencarikan solusi terkait persoalan masyarakat di lingkungan perusahan, karena Semen Padang adalah sawah ladang bagi serikat pekerja ," ujarnya. (*)

Penulis: Riki