Putus Diterjang Arus Sungai, Semen Padang Kembali Perbaiki Jembatan Baringin

Excavator yang diturunkan Semen Padang ke Bendungan Kapalo Banda masih bekerja untuk memperbaiki bendungan yang rusak akibat deras dan tingginya arus sungai beberala waktu lalu
Excavator yang diturunkan Semen Padang ke Bendungan Kapalo Banda masih bekerja untuk memperbaiki bendungan yang rusak akibat deras dan tingginya arus sungai beberala waktu lalu (Istimewa)

NPADANG, KLIKPOSITIF --  Sebagai perusahaan BUMN, PT Semen Padang melalui  Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan terus menunjukkan kepedulianya kepada lingkungan melalui berbagai program.

Kali ini, kepedulian perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu ditunjukkan dengan memperbaiki jembatan yang menghubungkan Gurun Kudu Kelurahan Koto Lalang dengan Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

"Jembatan itu diperbaiki, karena putus akibat kuatnya arus dan meluapnya debit air Sungai Baringin, sehingga akses masyarakat Gurun Kudu ke Baringin putus total," kata Kepala Biro CSR Semen Padang, Muhammad Ikrar, Minggu, 4 Juni 2017.

Dikatakannya, perbaikan jembatan gantung di Sungai Baringin ini merupakan kali kedua dilakukan CSR Semen Padang selama 2017. Pertama dilakukan pada pertengahan Maret, atau sekitar dua hari pasca-putusnya jembatan gantug akibat meluapnya Sungai Baringin karena tingginya curah hujan.

Namun karena sifatnya darurat, kata Ikrar, jembatan darurat yang dibuat dari kontainer itu kembali putus. "Penyebab putusnya masih sama dengan kejadian Maret lalu. Oleh sebab itu, sebagai perusahaan yang peduli pada lingkungan, makanya perbaikan jembatan kembali kami lakukan," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa jembatan yang akan diperbaiki itu sifatnya bukan darurat lagi, namun masih jembatan gantung dan bukan jembatan permanen. Harapannya, jembatan tersebut bisa kokoh hingga dibangunnya jembatan permanen oleh pemerintah.

Kemudian ketika ditanya berapa anggran perbaikan jembatan tersebut, Ikrar mengaku belum tahu, karena rancanagan anggaran pembiayaan (RAB) untuk perbaikan jembatan tersebut tengah disiapkan.

"Saya belum tahu berapa anggarannya, termasuk anggaran perbaikan sebelumnya. Yang jelas, tim dari CSR dan PU Semen Padang sudah diturunkan untuk mengukur panjang dan lebar jembatan gantung yang akan dibuat. Pengukuran dilakukan Sabtu kemarin," bebernya.

Selain memperbaiki jembatan gantung Sungai Baringin, Ikrar menyebut CSR Semen Padang juga memperbaiki bendungan Kapalo Banda di Kelurahan Trantang yang juga rusak akibat kuatnya arus dari aliran Sungai Baringin saat hujan lebat beberapa waktu lalu.

Perbaikan bendungan dengan menggunakan satu unit Excavator jenis PC200 itu dimulai dari Minggu pagi tadi, dan hingga Minggu siang perbaikan bendungan tersebut masih berjalan. Diharapkan, bendungan tersebut segera selesai diperbaiki, sehingga debit air ke saluran irigasi kembali normal. 

"Perbaikan bendungan mendesak sekali. Sebab, bendungan itu bermanfaat bagi masyarakat. Banyak masyarajat yang memanfaatkan aliran air dari bendungan itu. Terutama petani dan pembudidaya ikan," tutur Ikrar. (*)

Baca Juga

Penulis: Riki