Dukung Program Pendidikan Vokasi Industri, Semen Padang Teken Kerjasama dengan Enam SMK di Sumbar

()

PADANG, KLIKPOSITIF -- Mendukung Kementerian Perindustrian dalam meluncurkan Program Pendidikan Vokasi Industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ), PT Semen Padang melakukan kerjasama dengan enam SMK di Sumbar, Senin, 2 Oktober 2017.

Kerjasama yang ditandai dengan Memorandum of Understanding (MoU) itu, digelar di Kawasan Industri Medan, Sumatera Utara, dan dihadiri Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Direktur Produksi PT Semen Padang Firdaus mengatakan, MoU dengan enam SMK di Sumbar itu merupakan bentuk dukungan perusahaan industri terhadap program pembinaan dan pengembangan SMK yang terhubung dan sesuai atau link and match dengan industri , sehingga ke depan lulusan SMK diharapkan dapat punya daya saing dan mampu menjadi lulusan yang siap pakai oleh perusahaan-perusahaan industri .

baca juga: Mengenal Bahaya HIV dan Upaya SPH Mencegahnya dengan Hadirkan Poli VCT

"MoU dengan enam SMK tersebut, juga merupakan tindaklanjut dari Inpres No 9 tahun 2016. Keenam SMK itu adalah SMK 2 Payakumbuh, SMK 1 Bukittinggi, SMK Semen Padang , SMK 1 Pariaman, SMK 1 Padang dan SMK 1 Sumbar," kata Firdaus usai MoU dengan enam SMK di Sumbar, Senin.

Selain melakukan MoU, PT Semen Padang juga menyerahkan bantuan alat pratikum, berupa SC Motor 1 – 2,2 KW, Modul Motor Control Center dan Driver System kepada 6 SMK yang ada di Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Firdaus dan diterima Kepala SMK 2 Payakumbuh, Dalius.

baca juga: Diberi Sentuhan Baru, Yamaha FZ25 Kini Rasa Motor MotoGP

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada kesempatan itu menyebut selain digelar MoU, pihaknya juga meluncurkan program pendidikan vokasi industri . Dalam program ini, kata dia, pihaknya melibatkan 107 perusahaan industri dan 226 SMK di wilayah Sumatera bagian utara, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Riau Kepulauan.

Untuk Aceh, jelasnya, ada tiga perusahaan yang dilibatkan dalam program ini. Ketiga perusahaan itu, membina sembilan SMK di Aceh. Kemudian di Sumatera Utara, ada 54 perusahaan industri dengan 117 SMK , Sumatera Barat 7 perusahaan dengan jumlah SM sebanyak 20. Riau 5 perusahaan dengan 38 SMK , serta Kepulauan Riau sebanyak 37 perusahaan dengan jumlah SMK 41.

baca juga: Wuling Siapkan Mobil Mini untuk Pasar Tanah Air

"MoU SMK dengan perusahaan industri ini akan terus berlanjut. Setelah wilayah Sumatera bagian Utara, peluncuran Program Vokasi Industri akan diteruskan secara bertahap untuk Provinsi DKI Jakarta dan Banten, serta Sumatera Selatan yang meliputi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung," ujarnya.

Menperin menargetkan hingga 2019 nanti, sudah ada 1.775 SMK yang dibina dan bekerjasama dengan perusahaan industri , sehingga tamatan SMK punya sertifikasi dan siap pakai. "Jika target tersebut teralisasi, maka pada 2019 nanti, jumlah lulusan SMK yang tersertifikasi mencapai 845.000 orang," tuturnya.(*)

baca juga: Rilis Mobil Listrik, Ford Juga Produksi Parfum Beraroma Bensin

Penulis: Riki