Semen Padang Dapat Penghargaan Gold dari Kapolri

Keoala Biro Pengamanan AKBP Rosmawi Tanjung (kanan) menyerahkan Penghargaan Gold dari Kapolri kepada Direktur Keuangan PT Semen Padang, Tri Hartono Rianto
Keoala Biro Pengamanan AKBP Rosmawi Tanjung (kanan) menyerahkan Penghargaan Gold dari Kapolri kepada Direktur Keuangan PT Semen Padang, Tri Hartono Rianto (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Biro Pengamanan PT Semen Padang mendapatkan Penghargaan Gold atas tercapainya implementasi sistim manajemen pengamanan berdasarkan Peraturan Kapolri No 24 tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan atau lembaga, Rabu (15/11).

Penghargaan yang diberikan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu, diterima manajemen PT Semen Padang setelah PT Superintending Company of Indonesia (Persero), atau lebih populer disingkat SUCOFINDO, melakukan pengujian diseluruh sektor pengamanan di PT Semen Padang .

baca juga: Semen Padang Kembali Raih Juara 1 Keterbukaan Informasi Publik

Kepala Biro Pengamanan AKBP Rosmawi Tanjung mengatakan, Penghargaan Gold yang diraih ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya tahun 2013, Biro Pengamanan PT Semen Padang juga mendapatkan penghargaan Gold dari Kapolri .

"Penghargaan ini akan terus kami pertahankan. Untuk itu, ke depan kami akan terus berbenah. Dan kami akan terus memaksimalkan sistim pengamanan sesuai dengan Perkap no 24 tahun 2007," kata mantan Kabag Wasidik Ditreskrimum Polda Sumbar itu, Kamis, (16/11) siang.

baca juga: Dua Tim Inovasi Semen Padang Raih Predikat Tertinggi pada Ajang ICQCC 2021

Rosmawi juga membeberkan sejumlah pemeriksaan yang dilakukan SUCOFINDO kepada Biro Pengamanan PT Semen Padang . Di antaranya, kelengkapan seragam satpam , administrasi, serta jumlah personil di Biro Pengamanan PT Semen Padang .

"Semua yang menyangkut dengan pengamanan diuji oleh SUCOFINDO. Bahkan selama melakukan pengujian, tim SUCOFINDO juga didampingi oleh tim dari Kakorbinmas Mabes Polri. Pendampingan itu dilakukan, karena PT Semen padang merupakan Objek Vital Nasional," ujarnya.

baca juga: Dinas Kehutanan Sumbar-Semen Padang Tanam 1000 Bibit Taxus, Obat Anti Kanker di Gunung Singgalang

Sebelumnya diberitakan, Selasa, 9 Mei 2017, tim dari Mabes Polri yang dipimpin Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri, Irjen Pol. Arkian Lubis bersama perwakilan PT SUCOFINDO mengunjungi PT Semen Padang guna melakukan Verifikasi Audit Sistim Manajemen Pengamanan (SMP).

Kedatangan tim disambut sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang . Di antaranya, Kepala Departemen Komunikasi & Sarana Umum, Iskandar Zulkarnaen Lubis, Kepala Departemen Legal & GRC, Asri Mukhtar, dan Kepala Internal Audit Oktoweri

baca juga: Semen Padang Kirim Sembako untuk Korban Kebakaran di Depan SBPU Indarung

Irjen Pol. Arkian Lubis mengatakan, verifikasi audit SMP di PT Semen Padang ini bertujuan untuk melihat kesesuaian atas audit-audit yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kita ini semacam lahirnya-lah, karena dari kita nanti bisa menerbitkan sertifikat hasil audit SMP. Mudah-mudahan, tim kita bisa bekerja dengan baik dan perusahaan bisa mempertahankan sertifikat gold," kata Arkian Lubis di Kantor Pusat PT Semen Padang , di Indarung.

Lulusan Akpol 1984 itu juga mengapresiasi PT Semen Padang , karena melibatkan anggota (Polri/TNI) aktif dalam melakukan pengamanan perusahaan yang merupakan objek vital nasional tersebut. Menurutnya, anggota aktif tersebut bisa mendeteksi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, karena mereka punya latar belakang pengamanan.

“Saya salut dengan Semen Padang . Saya berharap pengamanan di Semen Padang ini tidak abai dari persoalan yang ada di perusahaan, apalagi Semen Padang ini merupakan objek vital nasional” ujarnya.

Terkait Semen Padang sebagai objek vital nasional, jenderal kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, itu meminta agar satuan pengamanan di Semen Padang mempedulikan hal-hal khusus tertentu yang perlu menjadi perhatian.

"Paling tidak, koordinasi harus berjalan dengan sebaik-baiknya, supaya tercipta pola pengamanan yang lebih baik lagi terhadap objek vital ini. Kalau terjadi sesuatu cepat ditangani, tapi yang penting itu adalah pencegahan agar tidak terjadi," katanya. (*)

Penulis: Riki