PT Semen Padang Kembali Raih Peringkat I Keterbukaan Informasi Publik

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menyerahkan penghargaan Peringkat I Keterbukaan Publik kepada Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menyerahkan penghargaan Peringkat I Keterbukaan Publik kepada Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - PT Semen Padang berhasil mempertahankan peringkat I Keterbukaan Informasi Publik kategori BUMD/BUMN di Sumatera Barat untuk tahun kedua, setelah sebelumnya pada 2016, penghargaan serupa juga diraih oleh perusahaan yang berkantor di Indarung, Kota Padang tersebut.

Penghargaan peringkat I itu, diserahkan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, kepada Kepala Departemen Komunikasi dan Sarana Umum PT Semen Padang , Iskandar Z Lubis, pada acara pengumuman Pemeringkatan Badan Publik Provinsi Sumbar 2017 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (28/12/2017).

baca juga: Persiapan HUT ke-62 Pengambilalihan Semen Padang Rampung, Kegiatan Diawali Senam Virtual

Kepala Departemen Komunikasi & Sarana Umum PT Semen Padang IskandarZ Lubis mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih perusahaan dalam pemeringkatan keterbukaan informasi public tersebut.

“Kami sangat bersyukur bisa mempertahankan peringkat ini. Prestasi ini sekaligus membuktikan komitmen Semen Padang sebagai lembaga publik kebanggaan Sumbar,” katanya

baca juga: SPIE 2020, Semen Padang Ajak Inovator Implementasikan Internet Of Things

Pada acara tersebut, turut hadir Komisioner Informasi Pusat Hendra J Kede, anggota DPR RI dapil II Sumbar Refrizal, perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, seluruh kepala daerah kabupaten dan kota di Sumbar, perwakilan dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, Wali Nagari dan perwakilan Sekolah se-Sumbar.

Ketua Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Syamsu Rizal mengatakan, PT Semen Padang berhasil mempertahankan peringkat I, karena semua indikator penilaian dari KI Sumbar bisa dipenuhi oleh PT Semen Padang dengan baik dibandingkan kompetitor untuk kategori yang sama, yaitu BUMN/BUMND di Sumbar.

baca juga: Pandemi COVID-19, Semen Padang Salurkan Berbagai Bantuan di Dumai

"Pada pemeringkatan badan publik tahun ini, kami dari komisioner KI Sumbar memang tidak menyebutkan skornya berapa, tapi yang jelas, PT Semen padang sebagai BUMN terbesar di Sumbar berhasil mempertahankannya," kata Syamsu Rizal usai acara Pemeringkatan Badan Publik Provinsi Sumbar.

Ia berharap agar ke depan, PT Semen Padang sebagai perusahaan semen pertama di Asia Tenggara, bisa lebih mengimplementasikan keterbukaan informasi menjadi lebih baik lagi.

baca juga: Indah dan Green-nya Lapangan Golf dan Taman Kehati Semen Padang

"Misalnya, PT Semen Padang bisa meningkatkan layanan informasi melalui layanan elektronik PPID. Jika ini diimplementasikan, maka akan jauh lebih baik lagi, karena PT semen Padang punya sumber daya jauh lebih bagus ketimbang BUMD/BUMN lainnya di Sumbar," harapnya.

Syamsu Rizal menyebut pada Pemeringkatan Badan Publik Provinsi Sumbar 2017 ini, untuk kategori BUMD/BUMN, peringkat II diraih PLN Sumbar, Peringkat III, BPJS Kesehatan Sumbar, Peringkat IV PT Jamskrida Sumbar dan Peringkat V diraih Balairung Citra Jaya.

Selain kategori BUMD/BUMN, lanjutnya, KI Sumbar juga melakukan penilaian terhadap tujuh kategori lainnya, yaitu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Nagari/Desa dan Instansi Vertikal, Partai Politik, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta serta SMA/SMK/MAN.

Untuk kategori OPD, peringkat I diraih RSUD Ahmad Muchtar, Peringkat II RSJ Prof HB. Saanin Padang, peringkat III Dinas Lingkungan, Peringkat ke IV Badan Keuangan Daerah, dan Peringkat V Badan Kepegawaian Daerah.

Kemudian kategori Pemerintah kabupaten/kota, Kabupaten Tanah Datar keluar sebagai Peringkat I, Padangpariaman Peringkat II, Bukittinggi Peringkat III, kabupaten Dharmasraya Peringkat IV, dan Kabupaten Limapuluh Kota Peringkat V.

Sedangkan untuk Pemerintahan Nagari/Desa, Peringkat I diraih Nagari Sungayang (tanah Datar), sementara Peringkat II, III dan V, diraih oleh nagari yang ada di Kabupaten Dharmasraya, yaitu Nagari Sungai Rumbai untuk Peringkat II, Nagari Sungai Duo Peringkat III dan Nagari Tebing Tinggi Peringkat V.

"Sementara untuk Peringkat IV, diraih Nagari Sikabu-kabu di Kabupaten Limapuluh Kota," beber Syamsu Rizal. Untuk kategori Instansi Vertikal, kata Syamsu Rizal melanjutkan, Peringkat I diraih Badan Pusat Statistik Sumbar, Peringkat II BPKP Sumbar, Peringkat III, BPK Sumbar, Peringkat IV KPU Sumbar dan Peringkat V Balitbu Tropika Sumbar.

Sementara untuk kategori Partai Politik, Peringkat I diraih PDI-Perjuangan, Peringkat II PKB, Peringkat III PKS, Peringkat IV Demokrat, dan Peringkat V Perindo. Kemudian untuk Perguruan Tinggi, Peringkat I diraih ISI Padang Panjang, Peringkat II UNP, III Politeknik Negeri Padang, IV STKIP PGRI Padang dan V Yastis Padang.

"Kemudian untuk peringkat SMA/SMK/MAN, Peringkat I SMK 4 Padang, II MAN 2 Batusangkar, III SMK 7 Padang, IV MAN KOta Solok dan peringkat V MAN 2 Padang," bebernya.

34 Persen Badan Publik Tidak Kembalikan Kuisioner

Syamsu Rizal pun juga menuturkan bahwa pada Pemeringkatan Badan Publik Provinsi Sumbar tahun ini, KI Sumbar hanya menerima kuisioner dari 126 badan publik . Padahal sebelumnya, KI Sumbar telah mengirimkan kuisioner kepada 370 badan publik yang ada di Sumbar.

"Hanya 34 persen yang mengembalikan kuisioner kepada kami. Harusnya, semua badan publik mengembalikan kuisioner yang kami kirim, supaya kami bisa memberikan penilaian. Penilaian yang kami berikan itu menjadi tolak ukur bagi publik untuk mengetahui sejauh mana transaparansi badan publik tersebut," jelasnya.

Terkait banyaknya badan publik yang tidak mengembalikan kuisioner pemeringkatan badan publik ke KI Sumbar, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, mengimbau agar ke depan, seluruh badan publik punya kesadaran untuk bersikap terbuka dan transparan kepada masyarakat.

"Informasi yang berisifat publik harus dipublis. Ke depan, saya akan dorong seluruh badan publik untuk ikut Pemeringkatan Badan Publik Provinsi Sumbar yang dilakukan KI Sumbar," harapnya.

Ia juga berharap agar badan publik yang meraih peringkat pertama pada Pemeringkatan Badan Publik tahun ini, mampu mempertahankan peringkat tersebut untuk ke depannya, sedangkan yang meraih peringkat bawah atau yang belum, diharapkan untuk tahun depan bisa menjadi yang terbaik.(*)

Penulis: Riki S