Siswa SMK Semen Padang Wakili Sumbar di LKS Tingkat Nusantara

Salmi Surva Radar, (tiga dari kiri) berfoto bersama dengan Ketua Yayasan Igasar Edinal (kiri) dan kepala SMK Semen Padang, Gusriadi (dua dari kiri) serta sejumlah guru SMK Semen Padang usai acara pelepasan Salmi Surva Radar ke LKS tingkat Nusantara yang digelar di Malang, Jawa Timur, Jumat (20/5)
Salmi Surva Radar, (tiga dari kiri) berfoto bersama dengan Ketua Yayasan Igasar Edinal (kiri) dan kepala SMK Semen Padang, Gusriadi (dua dari kiri) serta sejumlah guru SMK Semen Padang usai acara pelepasan Salmi Surva Radar ke LKS tingkat Nusantara yang digelar di Malang, Jawa Timur, Jumat (20/5) (Riki Wijaya / KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Man Jadda Wajada. ''Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil". Itulah kata-kata mutiara yang pas disematkan kepada Salmi Surva Radar, warga Jalan Kelok Tempe, RT 04/RW02, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Berkat kesungguhan dan ketekunannya selama belajar di sekolah, siswa SMK Semen Padang itu terpilih mewakili Provinsi Sumbar di ajang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) tingkat Nusantara yang akan digelar pada 23 Mei mendatang di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur.

baca juga: Gerak Cepat, PT Semen Padang Bantu Korban Kebakaran di Tarantang

Kendati berhasil mewakili Sumbar di ajang tersebut, namun keberhasilan yang diraih sulung dari empat bersaudara pasangan Suryanto (51) dan Syapridah Lubis (39) itu, tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena harus bersaing dengan banyak siswa SMK dari berbagai sekolah di Sumbar.

Persaingan itu, dimulai dari LKS tingkat Kota Padang yang diselenggarakan di SMK Negeri 1 Padang pada Maret lalu. Begitu keluar sebagai jawara, dia pun kemudian mewakili Kota Padang untuk bersaing di LKS tingkat Sumbar yang diadakan pada April lalu di Universitas Negeri Padang.

baca juga: FKKSPG Kirim 13 Atlet Binaan ke PON Papua, Rinold Thamrin: Target Kami 5 Medali Emas

Kini pelajar 18 tahun tersebut, tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi tingkat Nusantara, karena kompetisi itu akan jadi modal besar bagi dirinya untuk mengapai cita-cita yang didambakannya. Sebab, jika kelak keluar sebagai tiga besar di LKS tingkat Nusantara, maka pelajar SMK Semen Padang yang baru saja lulus UN tersebut, akan diterima di perguruan tinggi terbaik di Indonesia ini.

"Kalau saya masuk tiga besar, saya bisa kuliah di perguruan tinggi terbaik seperti ITB, UI dan lain sebagainya. Tinggal pilih mana yang saya suka. Saya berharap doa dan dukungannya agar saya bisa masuk tiga besar, karena itu target saya," kata Salmi saat ditemui KLIKPOSITIF di SMK Semen Padang , Jumat, 20 Mei 2016.

baca juga: Selama Agustus, Semen Padang Ekspor Semen dan Klinker 111 Ribu MT

Ia berujar bahwa keberhasilannya itu, tidak terlepas dari pesan Pak Uwo (saudara laki-laki bapak,red) saat dirinya baru saja lulus SMP. Ketika itu, kata Salmi, Pak Uwo berpesan jika ingin melanjutkan sekolah, maka masuklah ke sekolah kejuruan, yaitu SMK

Menurut Pak Uwo, belajar di SMK sangat besar manfaatnya jika semua pembelajaran seperti teori dan praktek diserap dengan baik. Bahkan, peluang pekerjaan bagi tamatan SMK juga cukup banyak.

baca juga: Meraih Berkah dari Potensi Kopi Bancah

"Nah, berawal dari pesan Pak Uwo itulah saya memutuskan untuk masuk SMK Semen Padang karena akreditas sekolahnya A. Kemudian jurusan Elektronika Industri sengaja saya pilih, karena sedari kecil saya senang melihat orang memperbaiki barang-barang elektonik yang rusak," ujarnya.

Keberhasilannya itu, tentunya menjadi catatan sejarah bagi SMK Semen Padang , karena sejak sekolah yang berada di bawah Yayasan Igasar itu didirikan, yaitu sejak tahun 2002, baru kali ini siswa SMK Semen Padang berhasil mengirimkan siswanya di ajang bergengsi tersebut.

"Ini prestasi pertama bagi sekolah. Kami sangat bersyukur. Mudah-mudahan keberhasilan ini akan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di SMK Semen Padang ," kata kepala SMK Semen Padang , Gusriadi.

Ia juga menilai bahwa bakat Salmi di Elektronika Industri sudah terlihat sejak awal masuk SMK Semen Padang . Bahkan, kata dia, bakat itu dapat dilihat dari nilai akademiknya. "Sejak kelas 1 sampai 3, Salmi selalu masuk rangking tiga besar," bebernya.

Kemudian terkait dengan keberhasilan Salmi terpilih mewakili Sumbar di LKS tingkat Nusantara, menurut Gusriadi, karena ada beberapa indikator. Di antaranya, dari semua siswa yang ikut bersaing di LKS tingkat Sumbar, hanya aplikasi perencanaan yang dibuat Salmi dinilai juri sebagai aplikasi perencanaan yang sempurna.

Sedangkan aplikasi perencanaan yang dibuat oleh siswa lainnya, kata dia, dinilai juri sebagai aplikasi perencanaan yang gagal, karena saat dilakukan uji coba oleh juri, ternyata aplikasi tersebut tidak menyala. "Kalau aplikasi perencanaan yang dibuat Salmi saat diuji coba berhasil menyala, makanya dinilai juri sempurna," ujar Gusriadi.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Igasar Edinal mengapresiasi keberhasilan yang diraih Salmi Surva Radar. Bahkan sebagai bentuk apresiasinya, pihak yayasan akan mengupayakan bantuan beasiswa untuk kuliah kepada Salmi melalui Semen Padang Grup.

"Ini akan kami upayakan. Namun di samping itu, kami juga memberikan uang saku kepada Salmi selama berada di Malang. Kemudian kami juga mengirim guru pendamping dan kepala sekolah untuk memberikan motivasi kepada Salmi," ujarnya.

Kemudian ketika ditanya apakah yayasan memberikan target kepada Salmi, Edinal menyebut tidak ada. "Gak ada target, karena kalau ditargetkan ini akan menjadi beban bagi dia. Kami hanya berharap agar Salmi mempersiapkan mental dan fisiknya untuk menghadapi LKS tingkat Nusantara," tutur Edinal.

Penulis: Riki