Raih 15 Penghargaan di ICA 2017, Tiga Mahasiswa Undip Tertarik Magang di CSR Semen Padang

Tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unidip berfoto di depan kantor CSR Semen Padang
Tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Unidip berfoto di depan kantor CSR Semen Padang (Riki/klikpostif.com)

PADANG, KLIKPOSITIF - Berbagai prestasi yang telah diraih oleh Coporate Social Responsibility ( CSR ) PT Semen Padang diberbagai ivent tingkat regional maupun nasional, ternyata secara tidak langsung membangun tren positif bagi perusahaan, baikh di mata masyarakat, industri, maupun perguruan tinggi. 

Buktinya, setelah PT Krakatau Steel yang belajar tentang Penerapan ISO 26000 SR ke Semen Padang , kini giliran tiga orang mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Diponegoro ( Undip ) yang datang ke CSR Semen Padang untuk belajar bagaimana cara perusahaan, memberdayakan masyarakkat lingkungan.

baca juga: Walikota Padang: Semen Padang Telah Menunjukkan Komitmen Memajukan Perekonomian

Ketiga mashasiswa yang berasal dari daerah berbeda di Pulau Jawa itu, adalah Risza Fauziah, Alif Insan Alfarizi, dan Rahmad Wahab. Ketiga mahasiswa semester enam itu kini sudah hampir satu pekan belajar (magang) di CSR Semen Padang . Dan rencananya, ketiganya akan berada di Indarung, Kota Padang, hingga akhir pertegahan Agustus mendatang.

"Kami masuk ke sini ( CSR Semen Padang ) sejak Senin kemarin. Kami akan magang di CSR ini selama 45 hari. Kami berharap banyak agar salama berada di sini, kami terus dibimbing oleh staf CSR Semen Padang ," kata Risza Fauziah, saat ditemui KLIKPOSITIF .com di Kantor CSR Semen Padang , Kompleks PT semen padang di Indarung, Kota Padang, Jumat, 29 Juni 2018.

baca juga: Semen Padang Ajak Karyawan Terapkan Protokol Kesehatan

Meski nekat datang jauh-jauh dari Semarang, Jawa Tengah, ke Kota Padang, Sumatera Barat, ternyata ketiga mahasiswa tersebut punya alasan yang tepat. Bahkan, kata meraka, salah satu yang mendorong mereka untuk tertarik belajar atau ke CSR Semen Padang , adalah soal prestasi yang diraih oleh CSR Semen Padang pada Indonesian CSR Award (ICA) 2017.

"Bahkan pada ICA itu, kami lihat bahwa CSR Semen Padang berhasil meraih 15 penghargaan. Sebagian besar dari penghargaan tersebut, soal pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. Selain itu, berbagai tren positif yang kami lihat di internet juga menunjukkan kinerja CSR Semen Padang sangat bagus dibandingkan perusahaan industri lainnya" kata Risza Fauziah, mahasiswa Undip asal Purwokerto.

baca juga: Kuliah di ITB, Anak Tukang Ojek di Alahan Panjang Itu Penerima Beasiswa Semen Padang

Hal yang sama juga diungkapkan Alif Insan Alfarisi. Menurut mahasiswa Undip asal Depok itu, selain prestasi yang diraih CSR Semen Padang , keinginannya lainnya yang mendorong dirinya untuk belajar ke CSR Semen Padang , yaitu ingin mengenal lebih jauh bagaimana kepedulian Semen Padang melalui CSR perusahaan terhadap lingkungan.

"Di samping itu, secara pribadi saya ingin belajar ke CSR Semen Padang , karena perusahaan ini merupakan kebangaan masyarakat Sumatera Barat. Jadi, saya tertarik karena ingin mengenali lebih jauh bagaimana cara masyarakat Sumatera Barat mencintai PT Semen Padang , serta untuk belajar kultur dan budaya di Ranah Minang," ungkapnya.

baca juga: Peringati Hari Anti Narkoba Internasional, Semen Padang Gelar Lomba Puisi dan Poster

Berbeda dengan Rahmad Wahab. Bagi dirinya secara pribadi, magang di CSR Semen Padang tak hanya untuk belajar soal pemberdayaan masyarakat lingkungan perusahaan, tapi juga ingin mengenali Indonesia melalui Semen Padang , apalagi di Semen Padang ini juga terdapat sejumlah karyawan yang berasal dari berbagai suku bangsa di Indonesia.

"Seperti Pak Masykur Rauf misalnya. Kepala Bidang Dikkesos LH CSR Semen Padang itu berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan. Kemudian alasan lainnya, karena sejak lahir saya tidak pernah keluar dari Pulau Jawa," ujar mahasiswa Undip asal Jogjakarta itu.

Dijelaskan Wahab, sebenarnya magang CSR bukan pilihan utama bagi mahasiswa , karena pada umumnya mahasiswa Fakultas Kesmas Undip lebih cenderung memilih instansi Pemerintahan, seperti Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan untuk menjadi tempat magang kuliah. Namun bagi Wahab dan dua rekannya, magang di CSR tentu harus ada tolak ukurnya. "Kalau di Semen Padang ini kan sudah jelas. Kinerja CSR -nya terukur," kata Wahab.

Sebelum memantapkan pilihan ke CSR Semen Padang , ketiga mahasiswa dari perguruan tinggi terkemuka di Indonesia itu sempat ingin magang di Holcim, Adaro dan Pupuk Kaltim. Namun setelah melihat CSR Semen Padang dengan seabrek prestasinya, keinginan untuk magang di tiga industri berbeda itu tak jadi dilakukan.

"Kami pilih CSR Semen Padang karena prestasinya. Selain itu, ketika keinginan untuk magang di CSR Semen Padang diajukan ke dosen pembimbing, dosen pun langsung setuju, karena dosen juga sudah megetahui sejumlah prestasi CSR Semen Padang ," ungkap Alif. "Tak hanya dosen, keluarga kami semuanya juga setuju. Apalagi saya, yang juga merupakan keturunan Minang. Sebab, ibu saya berasal dari Kota Padang," kata Risza menimpali.

Sementara itu, Kepala Bidang Keuangan dan ADM CSR Semen Padang , Delfi Adri mengatakan selama magang di CSR Semen Padang , ketiga mahasiswa Fakultas Kesmas Undip itu diarahkan ke program Bina Lingkungan dan Forum Nagari. Pada program tersebut, mereka nantinya akan dimbimbing bagaimana caranya melakukan sosial mapping terhadap masyarakat lingkungan perusahaan.

"Selama magang di sini, kami juga membimbing ketiga mahasiswa itu untuk melakukan bagaimana cara memonev program atau mengenal indikator, output dan outcome dalam monitoring program, termasuk cara menjalankan program yang telah dibuat. Pokoknya, semua kebutuhan mahasiswa tersebut terpenuhi sesuai dengan keinginan dan harapannya," kata Delfi Adri.(*)

Penulis: Riki Suardi