PNP Raih Juara Pertama Lomba Beton Mutu Tinggi PT Semen Padang

Politeknik Negeri Padang (PNP) meraih juara pertama dalam Lomba Beton Mutu Tinggi antar mahasiswa Teknik Sipil se Sumatera PT Semen Padang tahun 2018.
Politeknik Negeri Padang (PNP) meraih juara pertama dalam Lomba Beton Mutu Tinggi antar mahasiswa Teknik Sipil se Sumatera PT Semen Padang tahun 2018. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Politeknik Negeri Padang ( PNP ) meraih juara pertama dalam Lomba Beton Mutu Tinggi antar mahasiswa Teknik Sipil se Sumatera PT Semen Padang tahun 2018. Tim PNP menghasilkan kekuatan tekanan 775 kg/cm2 dari 22 tim yang ikut dalam kegiatan yang diadakan 3 s/d 4 Oktober 2018. Keberhasilan tim PNP menghasilkan kekuatan tekanan 775 kg/cm2 merupakan pemecahan rekor dari tahun 2012 yang menghasilkan tekanan 748 kg/cm2.

Juara II diraih oleh Tim dari Universitas Sriwijaya - Palembang dengan menghasilkan kekuatan tekanan beton 716 kg/cm2. Untuk juara III diraih oleh Tim dari Institut Teknologi Padang yang menghasilkan kekuatan tekanan beton 702 kg/cm2.

baca juga: Dari Webinar Series #7, Dirut PT Semen Padang; Jaga Keselamat Diri dan Keluarga dari COVID-19

Sementara itu, untuk juara harapan I diraih Tim dari Universitas Islam Indragiri - Riau yang menghasilkan kekuatan tekanan beton 690 kg/cm2. Harapan II diraih oleh Tim dari Universitas Andalas - Padang yang menghasilkan kekuatan tekanan beton 613 kg/cm2, dan Harapan III Tim dari Universitas Lampung yang menghasilkan kekuatan tekanan beton 611 kg/cm2.

Hadir dalam pengumuman itu Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandari, Direktur Operasi Firdaus, Kepala Departemen Teknik Muhammad Syafitri, Kepala Dept. Perencanaan & Pengendalian Produksi Juke Ismara, Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan, Oktoweri, dan pejabat eselon dua di lingkungan Semen Padang.

baca juga: Yuk Ikuti Webinar dengan Tema Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Selama Masa Pandemi Bersama SPH

Direktur Utama PT Semen Padang mengatakan kegiatan ini sangat bagus, dimana membangun sinergi yang bagus antara industri dan perguruan tinggi. "Hasil produknya tidak main-main. Ketika dipadu dengan keterampilan hasilnya luar biasa. Ini tentunya jadi kebanggan tersendiri bagi Semen Padang dalam mengolah semen mulai dari tambang hingga sampai ke tangan pelanggan. Sehingga tidak ada salahnya acara ini dipertahankan pelaksanaannya setiap tahun dengan kemasan yang berbeda," katanya.

Ia mengatakan agar peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa memanfaatkan ilmunya secara maksimal sehingga setelah tamat ilmunya bermanfaat. " Selamat buat pemenang dan manfaatkan ilmu semaksimal mungkin setelah tamat dan berterima kasih pada dosen pembimbing. Tanpa pengetahuan dosen kita juga tak mekliki kemampuan ini. Sekali lagi selamat kepada pemenang. Bagi yang belum menang, itu adalah kesuksesan yang tertunda, jadikan tantangan biar kita lebih baik di kemudian hari. Saya juga bersyukur bahwa tidak ada kecelakaan kerja selama perlombaan," katanya.

baca juga: Dokter Spesialis Olahraga SPH: Rutin Latihan Fisik Selama 30 Menit Turunkan Resiko Terkena COVID-19

Ketua Pelaksana lomba Beton Mutu Tinggi, Nuralib mengatakan, kegiatan ini merupakan program Semen padang yang diadakan satu kali dalam dua tahun, dan menjadi ajang kompetisi bagi perguruan tinggi dalam hal desain beton mutu tinggi.

Kemudian bagi Semen Padang, lomba ini menjadi sarana sosialisasi dan promosi semen PCC (Portland Composite Cement), karena dalam lomba tersebut, para peserta menggunakan semen PCC sebagai bahan dasar pembuatan beton. Semen PCC sendiri, merupakan semen serbaguna dan lebih ramah lingkungan.

baca juga: SPH Mudahkan Pasien, Kini Booking untuk Berobat Bisa Melalui WhatsApp dan Website

"Semen PCC dapat digunakan untuk membuat beton mutu tinggi yang menyamai bahkan mengungguli kualitas dari semen OPC. Bahkan seluruh bangunan yang ada di pabrik Indarung VI PT Semen Padang, 100 persen menggunakan semen PCC dari PT Semen Padang,” katanya.

Jefrinal Saputra sebagai ketua tim dari PNP mengatakan modal utama yang dipegang saat perlombaan berlangsung yakni percaya akan bisa menyelesaikan perlombaan ini dengan baik. "Kami hanya melakukan persiapan selama seminggu. Jadi modal untuk ikut kegiatan ini juga tidak begitu maksimal. Saat melakukan try and error di lab, kami kekurangan satu bahan dalam pembuatan beton ini karena tidak memilikinya. Namun, Alhamdulillah kami bisa menyelesaikan ini dengan baik. Dan tak menyangka juga bisa memecahkan rekor dalam perlombaan ini," tuturnya.

Pada lomba yang sudah tiga kali digelar Semen Padang ini, panitia menyediakan hadiah total 41,5 juta rupiah. Selain itu juga ada penghargaan untuk pembuat video pagelaran acara pada saat Lomba Beton berlangsung, yang di menangkan Mahasiswa Universitas Putra Indonesia Padang.

Lomba Beton Mutu Tinggi ini pertama kali diadakan PT Semen Padang pada tahun 2008 dan rutin digelar sekali dalam dua tahun dengan menggunakan semen Portland Composite Cement (PCC) sesuai dengan SNI 15-7064-2014. (*)

Penulis: Fitria Marlina