Competitor Semakin "Agresif", Semen Padang Tonjolkan Semen Paling Indonesia

Direktur Utama PT Semen Padang, Benny Wendry saat menjadi inspektur upacara HUT ke-58 Pengambilalihan PT semen Padang dari Belanda
Direktur Utama PT Semen Padang, Benny Wendry saat menjadi inspektur upacara HUT ke-58 Pengambilalihan PT semen Padang dari Belanda (Humas PT Semen Padang)

KLIKPOSITIF -- Satu dekade belakangan ini, competitor PT Semen Padang semakin “agresif” dalam memasarkan produknya. Untuk itu, Direktur Utama PT Semen Padang , Benny Wendry, meminta seluruh karyawan dan karyawati untuk menonjolkan dan memastikan proses dan produk Semen Padang memenuhi tiga kriteria.

"Ketiga kriteria itu adalah Green, Berkualitas dan Paling Indonesia. Sejauh ini Semen Padang telah memenuhi ketiga kriteria tersebut," kata Benny Wendry dalam pidatonya saat mempimpin upacara HUT ke-58 pengambilalihan PT Semen Padang dari tangan Belanda di pelantaran parkir Kantor Pusat PT Semen Padang di Indarung, Kamis, 30 Juni 2016.

baca juga: Hingga September 2021, Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang Bukukan Pendapatan Rp 5,42 M

Dalam upacara yang dihadiri seluruh jajaran direksi beserta karyawan, Benny Wendry juga menjelaskan ketiga kriteria tersebut. Untuk Green, berarti operasional dan produk PT Semen Padang ramah lingkungan. Berkualitas, yaitu menghasilkan produk yang mempunyai jaminan mutu di atas standar SNI.

"Kemudian Paling Asli Indonesia, karena PT Semen Padang merupakan perusahaan yang dimiliki oleh Negara Republik Indonesia, bukan Asing. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai dan menggunakan produk semen paling Indonesia, yaitu Semen Padang ," bebernya.

baca juga: Semen Padang Salurkan Bantuan Beasiswa dan Pengobatan Gratis di Dumai

Terkait HUT pengambilalihan PT Semen Padang dari tangan Belanda yang diperingati setiap 5 Juli, Benny menyebut bahwa HUT kali ini merupakan yang istimewa, karena bertepatan dengan bulan suci Ramadhan, bulan dimana umat islam menjalankan salah satu dari rukun Islam, yaitu ibadah puasa.

"Makna berpuasa adalah perjuangan keras untuk mencapai kemenangan, dengan menahan lapar, dahaga dan hawa nafsu. Semangat berpuasa ini hendaknya kita implementasikan juga dalam bekerja. Berjuang dan bekerja keras untuk memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan sesuai dengan bidangnya masing-masing," ujarnya. 

baca juga: Realisasi Eskpor Semen Hingga September Capai 484 Persen, SIG Apresiasi PT Semen Padang

Dilanjutkannya, usia 106 tahun pendirian pabrik dan 58 tahun pengambilalihan dari Pemerintah Belanda, PT Semen Padang telah tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan yang semakin kuat, berkinerja unggul dan memberikan kontribusi besar kepada stakeholder.

Kemudian sinergi Semen Indonesia Grup semakin memperkokoh posisi PT Semen Padang di kancah industri persemenan Nasional maupun regional. Perusahaan secara berkelanjutan juga melakukan regenerasi melalui rekrutmen staf pimpinan dan pelaksana, sehingga terus lahir SDM unggul yang akan melanjutkan estafet perjuangan.

baca juga: Periode September 2021, Rp711 Juta Zakat Karyawan Disalurkan UPZ Baznas Semen Padang

"Di samping itu, hal yang tidak kalah pentingnya adalah penambahan kapasitas melalui Proyek Pabrik Indarung VI yang ditargetkan selesai pada triwulan IV 2016 ini, dan diharapkan pabrik yang berkapasitas 3 juta ton/tahun itu mampu menjadi “jaminan” keberlangsungan operasi perusahaan ke depannya," ujar Benny.

Penulis: Riki