Semen Padang Runners Club Eksplore Pemandian Air Terjun Lubuk Tampuruang

Komunitas Semen Padang Runners Club foto bersama di gerbang pintu masuk Lubuk Tampuruang
Komunitas Semen Padang Runners Club foto bersama di gerbang pintu masuk Lubuk Tampuruang (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Maraton ataupun lari tidak hanya memperkuat otot jantung sehingga peredaran darah ke seluruh tubuh menjadi lancar, namun juga dapat menurunkan berat badan, karena dengan lari atau maraton , menbuat hampir seluruh otot tubuh bekerja, sehingga membakar kalori dalam tubuh.

Kini, olahraga berlari dan maraton semakin booming seiring berkembangnya komunitas running di berbagai daerah di Indonesia. Sebab, di samping memberikan manfaat kesehatan yang cukup besar, olahraga lati dan meraton juga dapat menjadi sarana bersosialisasi bagi masyarakat.

baca juga: Rinold Thamrin, Mantan Dirut PT KSSP Terpilih sebagai Ketum FKKSP Group

Salah satu contoh nyatanya, yaitu Semen Padang Runners Club yang selalu rutin melakukan olahraga berlari setiap satu kali dalam seminggu. Bahkan, komunitas yang berdiri pada 18 Maret 2018 lalu itu, selalu mengeksplore objek wista sebagai sarana untuk kegiatan running.

Sabtu, 2 Februari 2019 pagi, sekitar 30 orang anggota komunitas yang merupakan karyawan dan karyawati Semen Padang Group itu, berlari dari Simpang Belimbing hingga ke Lubuk Tampuruang , Kecamatan Kuranji, Kota Padang .

baca juga: Kongres ke-VIII FKKSPG Resmi Dibuka, Ampri Satyawan: Semoga Dapat Melahirkan Keputusan Strategis

Bahkan, Direktur Keuangan Tri Hartono Rianto dan Kadep SDM & Umum, R Trisandi Hendrawan, juga turut serta berlati ke lokasi air terjun tersebut dengan menempuh jarak sejauh lebih kurang 12 kilometer.

"Sebenarnya jarak ke Lubuk Tampuruang itu hanya 6 kilometer dari Simpang Belimbing, tapi karena kami ke sananya berlari dan balik ke Pasar Belimbing juga berlari, makanya jauh kami berlari menjadi 12 kilometer," kata anggota Semen Padang Runners Club , Andi Nafari kepada KLIKPOSITIF .com, Sabtu pagi.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Istri Sopir Bus yang Terkena Kanker Payudara

Berlari ke Lubuk Tampuruang memang banyak untungnya. Selain melewati rintangan jalan yang menanjak dan menurun, suasana alam yang jauh dari polusi udara, juga membuat Lubuk Tampuruang banyak menjadi tujuan utama masyarakat untuk berlari maupun maraton .

Kemudian, hamparan sawah hijau yang mengitari jalan ke lokasi Lubuk Tampuruang dan rindangnya pohon-pohon produktif yang mengitari sepanjang jalan menuju Lubuk Tampuruang , membuat suasana berlari lebih berwarna.

baca juga: Semen Padang Hospital Launching Vaksinasi COVID-19, 671 Nakes Siap Disuntik

Apalagi begitu sampai di lokasi Lubuk Tampuruang , seketika membuat rasa lelah setelah berlari hilang begitu menikmati indah dan beningnya air terjun yang tumpah dari atas bukit ke Lubuk Tampuruang .

" Lubuk Tampuruang ini lokasi wisata yang cukup bagus. Air terjunnya indah, jernih dan sejuk. Tadi begitu sampai di Lubuk Tampuruang kami langsung mandi-mandi. Rasa letih kami seketika langsung hilang begitu kami mencuburkan badan ke tempat pemandian tersebut," kata Direktur Keuangan PT Semen Padang Tri Hartono Rianto.

Komunitas Semen Padang Runners Club ini, lanjutnya, saat ini sudah berjumlah sekitar 130 orang, dan mereka merupakan karyawan-karyawati Semen Padang Group yang hobi brrlari dan maraton . Perusahaan, sebut Tri Hartono, sangat mendukung komunitas ini, karena kegiatannya bagus untuk kesehatan karyawan.

"Kalau kondisi kesehatan karyawan bagus, semangat kerja juga meningkat. Manajemen sangat mendukung adanya komunitas ini. Apalagi anggota komunitas juga konsisten untuk berlari dan maraton sekali dalam seminggu," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Departemen SDM & Umum PT Semen Padang , R Trisandi Hendrawan yang sekaligus merupakan dewan Pembina Semen Padang Runners Club mengatakan bahwa komunitas ini dibentuk berawal dari adanya beberapa karyawan dan karyawati Semen Padang Group yang hobi berlari dan maraton . Di antaraya, Nurwan dan Eka.

Kemudian, dengan banyaknya peminat olahraga berlari dan maraton di Semen Padang , maka dibentuklah sebuah group WhatsApp, namanya Semen Padang Runners Club . Lalu, beberapa karyawan yang jadi admin group, mengajak beberapa karyawan lainnya untuk bergabung ke dalam group WhatsApp tersebut.

Saat ini, jumlah anggota group mencapai lebih kurang 130 orang dan mereka semuanya merupakan anggota komunitas dan pengurus Semen Padang Runners Club . "Komunitas ini resmi berdiri 18 Maret 2018 lalu, di saat ulang tahun Semen Padang ke-108," kata Trisandi.

Adakan Lomba Running HUT Semen Padang ke-109

Saat ini, usia komunitas Semen Padang Runners Club hampir mencapai 1 tahun, dan untuk memeriahkan hari jadi tersebut, Semen Padang Runners Club akan menggelar lomba running yang nantinya juga menjadi rangkaian dari kegiatan HUT Semen Padang ke-109 tahun.

"Saat ini pelaksanaannya masih dikonsep, yang jelas nantinya jarak lari merupakan simbol dari HUT Semen Padang ke-109 tahun. Kalau HUT Semen Padang 109 tahun, kita samakan angkanya, tapi kita pakai koma, jadi jaraknya 10,9 kilometer," ujar Trisandi berseloroh.

Untuk jadwalnya, sambung Trisandi, kemungkinan dilakukan pada Juli mendatang, karena kalau di Bulan Maret, itu berdekatan dengan pelaksanaan Pemilu. "Jadi kami undur pada Juli, dan lomba running itu sekaligus juga menjadi rangkaian dari HUT pengambilalihan perusahaan dari tangan Belanda," bebernya.

Terkait peserta lomba, tamabah Trisandi, nantinya bersal dari karyawan Semen Padang Group dan komunitas runners yang ada di Semen Indonesia Group. Bahkan, pihaknya juga mengundang beberapa komunitas runners lainnya yang ada di Padang maupun Sumbar umumnya.

"Kami akan sediakan hadiah. Kategori hadian direncanakan ada dua, untuk internal dan eksternal perusahaan. Tapi kami belum bisa sebutkan besarannya berapa. Ini kan masih dalam konsep. Rencananya pada 18 Maret nanti, registrasi lomba ini akan kami lounching," pungkas Trisandi.(*)

Penulis: Riki