Semen Padang Minta Insan Perusahaan dan Stakeholder Budayakan Safety Talk Sebelum Bekerja

()

PADANG, KLIKPOSITIF - Direktur Utama PT Semen Padang , Yosviandri, meminta seluruh insan perusahaan dan stakeholder terkait, seperti kontraktor dan outsourcing, untuk dapat mematuhi prosedur kerja dan menerapkan norma-norma K3 di lingkungan PT Semen Padang .

Hal itu disampaikannya, saat menjadi inspektur upacara penutupan Bulan K3 Nasional & Mutu 2019 PT Semen Padang yang digelar di Plasa Kantor Pusat PT Semen Padang , Selasa, 12 Februari 2019 pagi.

baca juga: Rinold Thamrin, Mantan Dirut PT KSSP Terpilih sebagai Ketum FKKSP Group

Upacara yang diikuti ratusan karyawan Semen Padang Group itu, turut dihadiri Direktur Operasional, Firdaus, dan Direktur Keuangan, Tri Hartono Rianto, serta staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang .

Yosviandri juga mengatakan bahwa selain mematuhi prosedur kerja dan menerapkan norma-norma K3 , dirinya juga meminta seluruh insan perusahaan dan stakeholder terkait untuk meningkatkan fungsi pengawasan.

baca juga: Kongres ke-VIII FKKSPG Resmi Dibuka, Ampri Satyawan: Semoga Dapat Melahirkan Keputusan Strategis

Kemudian, budayakan kegiatan safety talk sebelum memulai pekerjaan, serta melaksanakan safety moment saat memulai kegiatan rapat, supaya target zero accident di lingkungan PT Semen Padang pada tahun 2019 ini tercapai.

"Di samping itu, seluruh karyawan Semen Padang Group, juga diharapkan untuk perlu memperhatikan kesehatan dan sadar, jika kesehatan itu mahal harganya. Untuk itu, marilah senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan olahraga rutin, sehingga tubuh yang fit dapat menunjang pekerjaan kita di kantor," harapnya.

baca juga: Semen Padang Hospital Launching Vaksinasi COVID-19, 671 Nakes Siap Disuntik

Pada penutupan Bulan Mutu & K3 Nasional 2019 ini, kata Yosviandri melanjutkan, manajemen perusahaan juga menyerahkan piala kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar selama kegiatan Bulan K3 Nasional & Mutu, serta penyerahan piala kepada para pemenang SPIE.

Oleh sebab itu, mantan Dirut PGAS Solution itu berharap kepada para pemenang SPIE dan Bulan & K3 Nasional, untuk terus memberikan semangat kepada seluruh insan perusahaan, agar memberikan ide–ide kreatif serta masukan–masukan yang dapat meningkatkan nilai perusahaan ke depannya.

baca juga: FKKSP Group Gelar Kongres, Dua Nama Bersaing Jadi Ketum

"Kepada tim atau unit kerja yang belum memperoleh kategori terbaik, kami berharap agar tetap berperan aktif dalam menciptakan budaya K3 dan inovasi di unit kerjanya masing–masing. Kemudian kepada para pemenang, mudah-
mudahan prestasi terbaik ini dapat dipertahankan di masa yang akan datang, dan dapat berkontribusi nyata dalam peningkatan kinerja perusahaan," ujarnya.

Bulan K3 Nasional & Mutu 2019 dengan tema “Wujudkan Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3 ) Untuk Mendukung Stabilitas Ekonomi Nasional” yang digelar sejak 12 Januari-12 Februari, diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan.

Di antaranya lomba foto, lomba PBB, penilaian tim K3 terbaik, tempat kerja teladan, lomba pemadaman api, lomba P3K, lomba foto, dan lomba cerdas cermat. Kemudian di samping itu, juga ada kegiatan seminar  K3 dengan menghadirkan dr. H. Agus Ali Fauzi. PGD.Pall.Med (ECU) dari RSUD Dr Soetomo, sebagai pemateri Seminar K3 .

Ketua Panitia Bulan K3 Nasional & Mutu 2019 PT Semen Padang , Fery Sarvino mengatakan, berbagai perlombaan yang digelar selama Bulan K3 Nasional & Mutu 2019 ini, betujuan untuk menumbuhkan budaya agar K3 menjadi hal yang paling utama bagi seluruh karyawan Semen Padang Group, dan itu tidak hanya di lingkungan tempat kerja, tapi juga di lingkungan tempat tinggal.

"Oleh sebab itu, mewakili panitia Bulan K3 Nasional & Mutu 2019, ia pun berterimakasih kepada manajemen PT Semen Padang yang telah memberikan dukungan, sehingga berbagai kegiatan perlombaan tersebut, terselenggara
dengan sukses dan berjalan lancar," katanya.

Fery juga menuturkan selain menggelar berbagai kegiatan perlombaan, pihaknya juga mengadakan seminar milenial yang diinisiasi oleh milenial untuk milenial. Kegiatan yang melibatkan milinial tersebut menurutnya, karena mereka adalah orang-orang yang paling kreatif saat ini.

"Di usia-usia keratif, mereka bisa memberikan ide-ide terbaik untuk perusahaan, namun tetap mengedepankan semangat cost transformation. Bahkan dengan adanya kegiatan seminar milenial ini, rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional & Mutu tahun ini menjadi agak sedikit berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Fery.

Selain seminar milenial, tambahnya, juga ada kegiatan kuiz yang juga diikuti oleh kaum milenial di lingkungan Semen Padang Group, yaitu pertanyaan atau beberapa permasalahan yang diberikan, dan harus mereka bisa menyelesaikan pertanyaan tersebut dalam waktu yang telah ditentukan.

Kemudian, dalam kegiatan kuiz tersebut, mereka harus masuk ke unit-unit pabrik, dan mereka juga harus tahu APD (Alat Penyelamat Diri) apa yang harus mereka gunakan ketiak memasuki unit-unit pabrik tersebut.

"Bahkan selama di unit-unit pabrik, mereka juga mendapat pertanyaan dan bimbingan dari kepala unit, dan mereka juga harus bisa menjawab pertanyaan yang diberikan masing-masing kepala uinit," pungkas Fery.(*)

Penulis: Riki