Trail Runner Indonesia Eni Rosita Akan Meriahkan Anniversarun 7 Juli Mendatang

Eni Rosita merupakan pelari nasional wanita Indonesia, dengan berbagai prestasi yang tak perlu diragukan lagi.
Eni Rosita merupakan pelari nasional wanita Indonesia, dengan berbagai prestasi yang tak perlu diragukan lagi. (net)

KLIKPOSITIF - Anniversarun yang akan digelar pada 7 Juli 2019 mendatang, akan memberikan berbagai kejutan bagi peserta. Salah satunya, dengan menghadirkan pelari ultra marathon wanita dengan sederet pencapaian yang tidak bisa dianggap sebelah mata, yakni Eni Rosita.

Eni Rosita merupakan pelari nasional wanita Indonesia, dengan berbagai prestasi yang tak perlu diragukan lagi. Eni Rosita (38) seperti wanita Indonesia kebanyakan, bertubuh mungil dan sekilas lihat mungkin akan ada beberapa orang yang tidak percaya, bahwa ia adalah atlet lari Indonesia bertalenta luar biasa.

baca juga: Rinold Thamrin, Mantan Dirut PT KSSP Terpilih sebagai Ketum FKKSP Group

Salah satu seksi perlombaan Edi Fahrizal mengatakan, kegiatan ini akan menghadirkan Eni Rosita pada 7 Juli mendatang. "Kita menghadirkan Eni Rosita, sebagai salah seorang pelari nasional wanita Indonesia yang memiliki motivasi tinggi dalam kegiatan ini. Walaupun mengalami insiden di sirami air keras, namun ia tetap berada di bidang olahraga ini. Jadi kita menghadirkan dia dalam kegiatan ini nantinya," katanya.

Eni mampu finish 100K di MesaStila Peaks Challenge, di Jawa Tengah, 7-8 Oktober 2017, setelah melewati 5 gunung (Andong, Merapi, Merbabu, Telomoyo, dan Gilipetung). Eni finish di posisi 6 kategori wanita dengan catatan waktu 32:23:35.

baca juga: Kongres ke-VIII FKKSPG Resmi Dibuka, Ampri Satyawan: Semoga Dapat Melahirkan Keputusan Strategis

Dalam olaharag ini, Eni juga mendapat dukungan penuh dari keluarga, terutama suami, Abdul Aziz Dermawan, yang juga seorang pelari trail run. Abdul Aziz setia mengikuti tempo lari Eni sepanjang rute MesaStila Peaks Challenge 2017.

"Alhamdulillah bisa menyelesaikan hutang tahun 2016 yang baru sampai KM 60-an. Lega bisa menyelesaikan dengan baik tanpa cedera,” ujar Eni kala itu.

baca juga: Semen Padang Hospital Launching Vaksinasi COVID-19, 671 Nakes Siap Disuntik

Dalam meniti karirnya, Eni mengalami kejadian tidak menyenangkan saat mengikuti MesaStila Peaks Challenge (MPC) Oktober 2016 lalu. Saat sedang berlari di rute lomba,tengah malam, ia menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal. Si pelaku menggunakan sepeda motor dan langsung kabur. Kejadian ini membuatnya mengalami cedera cukup parah di kedua kaki.

Mengingat kejadian tersebut, Eni mengaku awalnya tidak berniat berkompetisi dalam MPC 100K tahun 2017. Namun akhirnya, keputusan berani diambilnya. Ia ingin mengobati trauma yang diderita saat mengikuti MPC 100K tahun 2016. Dirinya tak menyangka bisa menempati ranking 6.

baca juga: FKKSP Group Gelar Kongres, Dua Nama Bersaing Jadi Ketum

Buat saya, ini bukan sekadar race, bahkan memang saya tidak bermaksud berkompetisi dengan peserta lain dari awal ikut serta. lebih kepada “napak tilas” kejadian tahun lalu dan mengobati trauma,” terang Eni.

Dengan ditemani Aziz, sang suami, Eni menelusuri rute lari itu dengan tabah. Bahkan Eni mengaku sempat down dan beberapa kali berhenti untuk menenangkan diri.

Sempat sedikit ‘drama’ pada awal awal start sampai di KM 30-40an, rasa gelisah dan trauma datang sampai membuat saya ‘broke down’ dan harus berhenti beberapa kali untuk menenangkan diri, bahkan sempat berpikir untuk DNF. Tapi akhirnya berkat dukungan dari Aziz, saya berhasil melanjutkan sampai finish,” tambah Eni.

Meskipun saat ini Eni terlihat segar bugar dan mampu menyelesaikan tantangan perlombaan dengan lancar, namun proses penyembuhan cedera dan trauma Eni cukup menyakitkan karena terapi yang dilakukan cukup menyakitkan. Ia memilih untuk memaafkan dan berdamai dengan kejadian tahun 2016 yang telah berlalu.

Dalam masa karirnya, tak sedikit prestasi yang ditorehkan oleh perempuan ramah ini, diantaranya Juara Jakarta Ultra 100K Female (2015), Juara Nusanta Run 135K Female (2015), Podium 1 Tambora Challenge 320K Female (2017), Juara larilintas alam Rinjani 60K Putri (2017), Podium 1 Tambora Challenge 320K Female (2018), Podium 1 Tambora Challenge 320K Female (2019).

Dan dalam ajang Anniversarun yang akan digelar pada 7 Juli 2019 nanti, Eni juga akan bergabung dengan berbagai Runner yang akan mengikuti ajang ini. Jadi bagaimana? Anda masih ragu untuk ikut kegiatan ini? Buruan daftar di www.semenpadangrun.com ya. (*)

*Dirangkum dari berbagi sumber: Femina dan Phinemo 

Penulis: Fitria Marlina