Tim Extrill Ikuti Ajang Inovasi ICQCC 2019 di Jepang, Ini Pesan Dirut Semen Padang untuk Insan Perusahaan

Dirut PT Semen Padang Yosviandri (baju hitam) bersama Direktur Operasional Firdaus (lima dari kiri) foto bersama dengan rombongan Tim Extrill PT Semen Padang usai acara pelepasan Tim Extril yang akan mengikuti ajang inovasi ICQCC tahun 2019 di Jepang.
Dirut PT Semen Padang Yosviandri (baju hitam) bersama Direktur Operasional Firdaus (lima dari kiri) foto bersama dengan rombongan Tim Extrill PT Semen Padang usai acara pelepasan Tim Extril yang akan mengikuti ajang inovasi ICQCC tahun 2019 di Jepang. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri bersama Direktur Operasional Firdaus, melepas Tim Extrill untuk mengikuti event inovasi International Convention On Quality Control Circle (ICQCC) tahun 2019 yang digelar di Tokyo, Jepang , pada 23-28 September mendatang, Selasa, 17 September 2019 siang.

Bertempat di ruang rapat lantai III Kantor Pusat PT Semen Padang , Yosviandri berpesan kepada Tim Extrill bahwa ajang inovasi internasional yang akan digelar di Kota Tokyo itu, bukan hanya membawa nama PT Semen Padang , tapi juga membawa nama Semen Indonesia.

baca juga: Semen Padang Salurkan 7.050 Paket Sembako Tahap II untuk Warga Terdampak COVID-19

"Kemenangan bukanlah tujuan akhir dari ajang ini, tetapi semangat inovasilah yang harus ditularkan kepada seluruh entitas di perusahaan PT Semen Padang ini," kata orang nomor satu di perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu kepada rombongan Tim Extrill .

Yosviandri menyampaikan keikutsertaan Tim Extrill di ajang ICQCC, diharapkan dapat memicu semangat setiap insan di perusahaan untuk terus melahirkan inovasi -inovasi baru yang bermanfaat bagi perusahaan.

baca juga: Semen Padang Bagikan 25 Ekor Hewan Kurban, Diserahkan Secara Simbolis dengan Mengadaptasi Kebiasaan Baru

"Mudah-mudahan melalui ajang ini, setiap insan di perusahaan Semen Padang ini terus menelurkan inovasi -inovasi baru yang bermanfaat bagi perusahaan. Semoga, Tim Extrill di Jepang nanti, bisa meraih yang terbaik," ujar Yosviandri.

Tim Extrill yang dikirim PT Semen Padang ke negara berjulukan 'Negeri Matahari Terbit' itu berasal dari Departemen Produksi Semen. Tim tersebut terdiri dari lima karyawan PT Semen Padang , yaitu Daniel Eko Sulistyo sebagai Ketua Tim Extrill , Arif Cahyadi sebagai Sekretaris, dan tiga orang anggota Tim Extrill yang terdiri dari Dwi Sukmanadi, Ridwan dan Dedi Kurnia.

baca juga: Pandemi Covid-19, Kampung Cyber Koto Lalang Sediakan Internet Gratis untuk Siswa Belajar Daring

"Tim ini sudah menjalani persiapan sejak Juli kemarin. Persiapan berupa pemantapan presentasi yang dilakukan 2-3 kali dalam seminggu. Presentasi menggunakan Bahasa Inggris dan tim ini juga dibimbing oleh Nurfitrina Rosman, dari yayasan Dwimitra Serpia Persada," kata Staf Total Productive Maintenance Officer PT Semen Padang Hernes, ST.

Sebelum dikirim ke ajang ICQCC tahun 2019, lanjutnya, tim ini juga telah mengikuti event Semen Padang Improvement Event (SPIE) tahun 2018 dan meraih predikat Platinum. Kemudian pada ajang Temu Karya Mutu dan Produktifitas Nasional (TKMPN) ke-22 di Batam yang juga dilaksanakan pada 2018 kemarin, Tim Extril PT Semen Padang juga meraih predikat Platinum.

baca juga: Rumah Dibedah UPZ Semen Padang, Keluarga Pemulung Itu Kini Miliki Rumah yang Layak Huni

"Ajang TKMPN itu merupakan ajang tingkat nasional. Pesertanya dari berbagai perusahaan-perusahaan besar di Indonesia. Jadi, atas pencapaian dari dua ajang inovasi yang diikuti oleh Tim Extrill itu lah, sehingga perusahaan mengirim Tim Extrill ke ajang ICQCC di Jepang ," katanya.

Sebelumnya, Ketua Tim Extrill Daniel Eko Sulistyo mengatakan bahwa pada ICQCC di Jepang nanti, Tim Extrill nantinya akan mempresentasikan inovasi yang berjudul "Meningkatkan Kehandalan Peralatan Extraction Silo Semen 13 & 14 di Indarung dengan Pergantian Accordion Metal Cone dan Penggunaan Filter Bag Bekas".

"Pada saat presentasi, kami juga akan memperlihatkan prototipe accordion yang dibuat dari plastik kepada tim penilai ICQCC. Saat tampil di ICQCC nanti, kami pakai baju batik, biar kelihatan lebih Indonesia," katanya.

Dijelaskannya, inovasi di area Pabrik Pengantongan Indarung (PPI) ini diperlombakan pada ICQCC tahun 2019 ini, karena inovasi yang telah dilakukan itu membawa benefit untuk perusahaan, yaitu melakukan pergantian accordion fluxofilling yang ada pada Area Extraction Silo Semen.

"Accordion dalam yang sebelumnya terbuat dari kain tidak tahan panas sehingga, kami ganti dengan metal cone (lamel-lamel besi). Kemudian accordion luar dibuat dengan memanfaatkan filter bag bekas yang tidak terpakai," ujarnya.

"Dengan pergantian tersebut, membuat perusahaan hemat hingga Rp550 juta lebih per tahun. Penghematan tersebut berasal dari Rp300 juta untuk sparepart dan Rp250 juta dari potensi keuntungan penjualan semen," imbuhnya.

Inovasi terhadap accordion itu dilakukan, berawal dari adanya permasalahan pada fluxofilling. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dilakukan analisa penentuan akar masalah, pemilihan solusi terbaik dan rencana perbaikan, yaitu melakukan improvement sendiri accordion yang rusak tersebut dengan tetap mempertimbangkan aspek waktu dan biaya.

" Inovasi kami ini, juga telah direplikasi oleh rekan-rekan di Packing Plant PT Semen Padang di Dumai sejak 2017 lalu. Hasil inovasi itu diterapkan, karena metal cone-nya awet. Kalau ada pergantian, itu hanya pada filter bag bagian accordion luar, dan proses penggantinya paling lama 2 jam," pungkasnya.(*)

Penulis: Riki Suardi