Semen Padang Serahkan Bantuan 3500 Sak Semen, Pembangunan Asrama Pelajar Putri di Mentawai Dikebut

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT semen Padang Oktoweri (kiri) menyerahkan bantuan semen secara simbolis kepada Bendahara Yayasan Aksi Peduli Bangsa Eka Ristiani yang didampingi Ketua Yayasan Aksi Peduli Bangsa arifin Jayadiningrat..
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT semen Padang Oktoweri (kiri) menyerahkan bantuan semen secara simbolis kepada Bendahara Yayasan Aksi Peduli Bangsa Eka Ristiani yang didampingi Ketua Yayasan Aksi Peduli Bangsa arifin Jayadiningrat.. ()

PADANG, KLIKPOSITIF - Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan , PT Semen Padang melalui Yayasan Aksi Peduli Bangsa , membantu pembangunan asrama putri untuk pelajar yang tinggal di pedalaman Kabupaten Kepulauan Mentawai , Provinsi Sumbar.

Bantuan pembangunan berupa semen sebanyak 3500 sak itu, diserahkan langsung Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri kepada Bendahara Yayasan Aksi Peduli Bangsa Eka Ristiani.

baca juga: Agam Terkoneksi, Bupati: Internet Gratis Hingga Pelosok Nagari

Oktoweri berharap dengan adanya bantuan semen ini, maka proses pembangunan asrama putri untuk pelajar yang tinggal di pedalaman Mentawai cepat selesai, sehingga pelajar tidak lagi harus bolak-balik dari pedalaman Mentawai ke tempat sekolahnya.

"Di pedalaman Mentawai itu sekolahnya sampai tingkat SMP. Untuk melanjutkan ke SMA, mereka harus pergi ke pesisir timur Pulau Mentawai, dan tentunya harus menempuh perjalanan yang jauh," kata Oktoweri usai acara penyerahan bantuan semen yang digelar di base camp Aksi Peduli Bangsa di Desa Munte, Siberut Selatan, Kamis, 24 Oktober 2019.

baca juga: Penghapusan Pelajaran Sejarah, Fadli Zon: Sejarah adalah Guru Kehidupan

Di lain hal, Oktoweri menuturkan bahwa PT Semen Padang tidak hanya mendukung program pendidikan di Mentawai, tapi juga mendukung program syiar Agama Islam di Kepulauan Mentawai ini. Bahkan di Mentawai, Semen Padang mengirim sekitar 50 da'i binaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang.

Kemudian di samping itu pada 2018 kemarin, perusahaan melalui UPZ Baznas Semen Padang juga telah melegalkan pernikahan lebih dari 600 pasangan suami-istri melalui sidang itsbat secara gratis. "Sebelumnya, ratusan pasangan suami-istri itu hanya menikah secara siri," ujarnya.

baca juga: Pelajaran Sejarah Tidak Lagi Wajib?, Wakil Ketua MPR Sarankan Nadiem Makarim Kembali Belajar

Sementara itu, Ketua Yayasan Aksi Peduli Bangsa Arifin Jayadinigrat, berterimakasih kepada PT Semen Padang yang telah menyerahkan bantuan semen untuk membangun asrama putri bagi pelajar pedalaman Mentawai di Desa Munte ini, karena dengan adanya bantuan ini, tentunya pengerjaan pembangunan asrama putri dapat dikebut.

"Bantuan ini besar manfaatnya bagi kami, khususnya pelajar pedalaman Mentawai. Karena untuk sekolah ke daerah pesisir Siberut Selatan ini, mereka harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dengan sepeda motor. Sedangkan jalan kaki, bisa mencapai delapan jam," katanya.

baca juga: Pesantren di Solok Selatan Ini Gratiskan Biaya Pendidikan

Menggunakan sepeda motor, lanjutnya, itu hanya bisa dilewati jika kondisi jalan sedang kering. Namun jika basah karena hujan, maka medan jalannya akan berlumpur dan sulit untuk dilewati sepeda motor, karena tinggi lumpur mencapai mata kaki orang dewasa.

"Mudah-mudahan, bantuan semen ini menjadi ladang amal bagi insan Semen Padang, dan kami juga berharap agar Semen Padang sebagai perusahaan peduli terhadap pendidikan , terus maju dan berkembang. Kemudian di samping itu, sinergi kami dengan Semen Padang diharapkan terus berlanjut," katanya.

Selain membangun asrama putri, Aksi Peduli Bangsa, kata Arifin, juga telah membangun masjid, TK dan Paud, klinik, dan aula bagi warga pedalaman Mentawai. Lokasinya, berada di Dusun Buttui, Desa Madobag, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai.

"Pembangunan sejumlah fasilitas di Buttui itu, dilakukan melalui sinergi sejumlah BUMN , serta sumbangan dari beberapa jamaah saya yang saya himpun, karena kebutulan saya juga aktif memberikan pengajian di beberapa masjid di Jawa," pungkasnya.(*)

Penulis: Riki Suardi