Semen Padang Adakan Webinar Cegah COVID-19 untuk Istri Karyawan

PT Semen Padang  mengadakan webinar dengan tema mencegah COVID-19 mulai dari lingkungan keluarga, Sabtu, 19 September 2020.
PT Semen Padang mengadakan webinar dengan tema mencegah COVID-19 mulai dari lingkungan keluarga, Sabtu, 19 September 2020. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - PT Semen Padang mengadakan webinar dengan tema mencegah COVID-19 mulai dari lingkungan keluarga, Sabtu, 19 September 2020. Webinar dimulai pukul 09.00 Wib hingga pukul 11.00 Wib dengan menghadirkan pemateri dr Selfi Farisha yang merupakan Kepala Pelayanan Medis di Semen Padang Hospital (SPH) dan dokter perusahaan. Kegiatan dipandu oleh Andahayani Joseph, yang dibuka oleh Ketua tim satgas COVID-19 Semen Padang Oktoweri dan Penasehat FKIK SP, Ny Risna Yosviandri.

Hadir dalam kesempatan itu Ketua tim satgas COVID-19 Semen Padang Oktoweri, Penasehat FKIK SP, Ny Risna Yosviandri, Ny Rezi Firdaus, dan Ny Tubagus. Selain penasehat, juga hadir pengurus FKIK SP, yakni Ny Fery Sarvino, Ny Ade Dorce, anggota FKIK SP, dan tim Humas dan Komunikasi Semen Padang .

baca juga: Dua Orang Teman Sekamar Meninggal, Perjuangan Mevrizal Asal Solok Bebas dari Belenggu Covid-19

Ketua tim satgas COVID-19 Semen Padang Oktoweri mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan aturan terkait COVID-19, yang harus dipatuhi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk Semen Padang . Semen Padang dalam aturan ini membentuk tim COVID-19 sebagai fasilitaror untuk mengingatkan kepada karyawan di perusahaan agar tetap waspada dengan COVID-19.

"Salah satu hal yang dilakukan termasuk melaksanakan webinar dengan melibatkan istri karyawan dengan misi karyawan Semen Padang sebagai role model dalam mencegah COVID-19. Dari aturan dan format sudah lengkap, permasalahannya apakah kita sudah siap untuk patuh terhadap aturan yang ada. Beberapa sudah tahu dan paham, namun masih banyak juga yang belum melakukan itu," jelasnya.

baca juga: Akhir Pekan Ini, Pemkab Pessel Bakal Sasar Pelanggaran Protokol Kesehatan di Objek Wisata

Ia mengatakan, dengan webinar ini, pencegahan COVID-19 bisa dimulai dari keluarga. "Kita berharap ini bisa memberikan pencerahan dan tips agar tidak tertular di keluarga. Selain itu, perusahaan juga telah membuat modul aturan COVID-19 untuk di rumah dan berharap ini bisa diikuti dengan baik oleh karyawan. Kita berterma kasih juga kepada dokter yang telah mau meluangkan waktu untuk webinar ini. Semoga ilmu terserap baik dan gunakan ini sebaik-baiknya dan kita semua terhindar dari covid-19," jelasnya.

Penasehat FKIK SP, Ny Risna Yosviandri dalam sambutannya mengatakan memberi ilmu dan pencegahan COVID-19 dimulai dari keluarga, sehingga ini memberi kesempatan untuk memahami lebih dalam. "Banyak dari kita yang belum memahami ini dengan baik dan bingung bagaimana bersikap dan berperilaku. Melalui webinar ini kta cari tahu informasi sebanyak-banyaknya, sehingga jadi lebih berwawasan dan tidak salah langkah dalam keseharian, dan mari kita amalkan ilmu ini dan membaginya kepada yang lain," jelasnya.

baca juga: Kasus Terus Bertambah, Satgas Corona Pessel Ajak Masyarakat Untuk Tidak Takut Tes Swab

Pemateri webinar, dr Selfi Farisha mengatakan pencegahan COVID-19 perlu dimulai dari rumah. Hal itu dengan menerapkan protokol kesehatan yang dimulai dari rumah, dan itu memerlukan peran seorang ibu. "COVID-19 bukanlah sesuatu yang bisa kita hindari, namun kita harus lebih cermat memahami ini.

Mencegah COVID-19 dari lingkungan keluarga harus memperhatikan empat hal, yakni ilmu, kesadaran yang mulai dari ibu, action atau tindakan yang harus dimulai dari keluarga, dan saling mengingatkan," tutur dr Selfi Farisha.

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

Ia mengatakan ibu di rumah tangga harus open minded dan jadi agen perubahan di keluarga. "Hal ini karen peran ibu sangat kuat dalam mengingatkan anak dan suami agar tetap menjaga protokol kesehatan ketika akan keluar rumah dan ketika kembali ke rumah. Ibu harus memastikan agar saat suami pulang kerja, memastikan sudah mencuci tangan sebelum bersalaman dan membersihkan badan serta pakaian saat akan berkumpul dengan keluarga," tuturnya.

Pencegahan COVID-19, perlu dilakukan dengan tetap memakai masker, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Pencegahan itu harus dimulai dari diri dan keluarga, karena kita memiliki tipe masyarakat yang tidak tahu dan perlu beritahu, kedua tipe masyarakat yang tidak mengerti dan harus diberikan pengertian, ketiga tipe masyarakat yang tidak peduli dengan situasi hari ini, serta tipe masyarakat yang tidak tahan, dimana sudah terlalu bosan dengan kondisi hari ini, sehingga ini benar-benar membutuhkan perhatian dari kita dalam mencegah COVID-19," paparnya.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam pencegahan COVID-19 bagi Ibu-ibu saat harus melakukan kegiatan di luar rumah, bisa melakukan langkah-langkah pencegahan, misal saat akan berbelanja di pasar, pastikan telah menulis kebutuhan yang diperlukan, sehingga tidak lama-lama berada di pasar. Kemudian, usahakan untuk menggunakan kendaraan pribadi jika memang harus bepergian, lakukan screaning area dan observasi, mengingtkan melakukan pembersihan sebelum masuk rumah, sering-sering bersihkan alat-alat yang sering digunakan seperti handel pintu, dan reling tangga.

"Sedangkan untuk hiburan dan olahraga, sebaiknya dilakukan secara online dengan menggunakan media onine. Dan jika ingin tetap keluar rumah, pilih tempat yang sepi dan tidak berpapasan dengan orang. Disaat pandemi sekarang ini, olahraga yang disarankan adalah olahraga ringan dan sedang," jelasnya.

Kebiasaan baik yang seharusnya dilakukan di masa pandemi yakni sering cuci hidung (wudhu), melakukan posisi sujud untuk mencairkan bekuan atau kotoran yang ada di dalam paru-paru serta menjaga etika batu.

"Hendaklah kita berangkat kerja dengan proteksi yang baik dan meningkatkan kebersihan, sehingga kita bisa menjaga keluarga kita," jelasnya.

Dalam sesi webinar, juga diadakan tanya jawab dan kuis. Panitia menyediakan door prize untuk pemenang yang berhasil menjawab pertanyaan dari dr Selfi seputar webinar. Acara diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta dan pemateri. (*)

Editor: Fitria Marlina