CSR PT Semen Padang Serahkan 500 Paket Bantuan Pendidikan Untuk Mentawai

Penyerahan Bantuan Alat Pendidikan oleh CSR Semen Padang Kepada Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit Untuk Kepulauan Mentawai
Penyerahan Bantuan Alat Pendidikan oleh CSR Semen Padang Kepada Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit Untuk Kepulauan Mentawai (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang menyerahkan bantuan berupa alat pendidikan untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Pemerintah Provinsi Sumatera Barat pada Rabu 5 Oktober 2016.

Bantuan alat pendidikan itu diberikan sebanyak 500 paket, Kepala Biro CSR PT Semen Padang Dasril mengatakan bantuan itu merupakan kepedulian PT. Semen Padang terhadap nagari yang ada di Sumatra barat, terutama didaerah pelosok desa yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Menurutnya di pelajar di kawasan itu masih kekurangan fasilitas pendidikan.

baca juga:

"Nagari terpencil itu memiliki kekurangan fasilitas," katanya pada KLIKPOSITIF .

Selain bantuan paket alat pendidikan sebutnya, PT Semen Padang juga akan memberikan bantuan berupa pembinaan desa terpencil, difokuskan untuk bidang pertanian dengan memberikan penyuluhan pertanian, pengelolaan hasil pertanian dan pembentukan koperasi untuk petani, serta bantuan peralatan pertanian.

baca juga:

"Dalam waktu dekat ini akan kita realisasikan, Mentawai punya potensi yang bagus, namun masih minim dalam hal pengelolaan. Bantuan ini kami realisasikan dalam rangka program BUMN Hadir Untuk Negeri," papar Dasril kemudian.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit. Bahkan katanya tidak hanya alat tulis dan kelengkapan sekolah, pelajar di Kabupaten Kepulauan Mentawai itu juga kekurangan pakaian sekolah.

baca juga:

Namun Ia mengaku dalam waktu dekat akan melakukan survey mendalam di desa-desa terpencil yang ada di Kabupaten Kepulauan tersebut, survey itu kata Nasrul Abit akan dijadikan sebagai landasan bagi pemerintah untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Mentawai.

[Joni Abdul Kasir]

baca juga:

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa