Semen Padang Gelar Webinar; Di Masa Pandemi, Malas Bergerak Menjadi Meningkat

Semen Padang gekar webinar Latihan Fisik di Era New Normal.
Semen Padang gekar webinar Latihan Fisik di Era New Normal. (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Di masa pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat dituntut untuk terus menjaga imun tubuh. Salah satunya, dengan rutin berolahraga.

Untuk mendukung agar masyarakat olahraga secara teratur, PT Semen padang menggelar webinar dengan tema Latihan Fisik di Era New Normal "Sehat dan Aman" , Jumat (9/10/2020).

Webinar yang digelar melalui aplikasi Zoom Meeting itu, menghadirkan dr.Putra Rizki,Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga dari Semen Padang Hospital (SPH).

baca juga: Dua Orang Teman Sekamar Meninggal, Perjuangan Mevrizal Asal Solok Bebas dari Belenggu Covid-19

Webinar ini dihadiri Karyawan/ti Semen Padang Grup, ibu -- ibu dari Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang , dan karyawan/ti SIG. Juga hadir Direktur Keuangan PT Semen Padang Tubagus M Dharury, dan Direktur Produksi Firdaus.

Dokter Putra Rizki,Sp.KO menyampaikan, pada masa pandemi mendorong kita menjadi malas bergerak (sendentary). Di luar negeri waktu sendentary makin tinggi dan dampaknya kepada kesehatan semakin besar.

baca juga: Akhir Pekan Ini, Pemkab Pessel Bakal Sasar Pelanggaran Protokol Kesehatan di Objek Wisata

"Saat pandemi bahaya malas bergerak sangat nyata di sekitar kita. Ini diperparah kebijakan bekerja secara virtual. Bekerja banyak secara konvensi, atau virtual meeting meningkat 38 persen," katanya.

"Kemudian, menonton meningkat 32 persen, main game meningkat 27 persen membeli bahan makanan via online meningkat lebih banyak lagi memesan makanan siap saji lewat online 35 persen," sambung Putra Rizki.

baca juga: Kasus Terus Bertambah, Satgas Corona Pessel Ajak Masyarakat Untuk Tidak Takut Tes Swab

Lalu apa bahaya malas bergerak ini? "Bahaya duduk tidak bergerak sama saja dengan bahaya merokok. Bahaya yang muncul seperti gangguan kelenturan pembuluh darah, obesitas, gangguan fungsi jantung, hipertensi meningkat, diabetes meningkat.

"Kemudian, kadar lemak darah juga berisiko meningkat. Kolesterol juga dapat naik akibat malas begerak," imbuh dr. Putra Rizki.

baca juga: 74 Pasien COVID-19 di Pessel Dinyatakan Sembuh, Jubir: Hari Ini Terbanyak

Agar tidak terjadi penyakit akibat malas bergerak, ia menganjurkan agar melakukan aktivitas fisik , exercise, dan olahraga . Aktivitas fisik adalah semua kegiatan membakar kalori, mengepel, masak, bersepeda, jogging dan Badminton.

Ada juga aktivitas fisik exercise: suatu kegiatan sengaja untuk bakar kalori gerakan di atur, dan terencana. Sedangkan olahraga , pergerakan sengaja untuk membakar kalori.

Prinsip olahraga, suatu spesifik cabang-cabangnya dan diatur aturan khusus. Di masa pandemi ini, kata Rizki, olahraga berkerumun rentan tertular virus Covid-19. Supaya sehat dan aman dari paparan wabah Covid-19, latihan fisik sebaiknya dilakukan di rumah.

Namun jika di tempat umum, maka disarankan untuk memakai peralatan sendiri. Saat pandemi ini, masyarakat lebih dominan melakukan latihan fisik seperti bersepeda, berlari, dan berjalan.

Untuk bersepeda secara berkelompok, disarankan untuk menjaga jarak 20 meter. Dan itu dianjurkan, supaya tidak beresiko terkena droplet. Sedangkan untuk berlari 10 meter, berjalan 4 meter. "Dari pada repot menjaga jarak, sebaiknya disarankan beraktivitas fisik di rumah," ujarnya.

Untuk di rumah, latihan fisik yang bisa dilakukan adalah senam dan aerobic dengan intensitas yang disarankan sedang dan rutin 3 hari dalam seminggu dengan durasi waktu 30-60 menit dalam per hari.

"Latihan fisik dengan intensitas berat tidak dianjurkan di masa pandemi sekarang ini, karena berisiko menurunkan imunitas tubuh," pungkas Rizki.

Update Pengetahuan

Direktur Keuangan PT Semen Padang Tubagus Muhamad Dharury dalam sambutannya pada pembukaan webinar mengingatkan, saat ini trend kasus positif Covid 19 masih tinggi dan masih bertambah setiap harinya. Oleh karena itu kita harus terus mengupdate pengetahuan terkait virus Covid -- 19 ini, termasuk cara mencegahnya.

"Seperti yang kita ketahui salah satu faktor dan usaha yang dapat meningkatkan imun tubuh adalah dengan berolahraga secara rutin. Dengan berolahraga kita dapat menjaga kebugaran dan Kesehatan tubuh kita," katanya.

Namun, di era New Normal ini tidak semua tahu pilihan olahraga atau latihan fisik apa yang tepat dan tetap dapat mematuhi protokol Kesehatan.

"Oleh karena itu, saya sangat berharap melalui webinar ini dapat memberikan manfaat untuk kita semua, sehingga kita dapat melakukan olahraga dan Latihan fisik dengan tepat dan sesuai umur serta kebutuhan kita," pesannya. (*)

Editor: Riki