Dibantu Semen Padang, Korban Kebakaran di Batugadang Terharu

Petugas dari CSR Semen Padang (kiri) menyerahkan bantuan paket sembako kepada Darwas, korban kebakaran di Batu Gadang Padang, Senin (19/4/2021)
Petugas dari CSR Semen Padang (kiri) menyerahkan bantuan paket sembako kepada Darwas, korban kebakaran di Batu Gadang Padang, Senin (19/4/2021) (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

-- Warga RT03/RW01, Batu Gadang , Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, bernama Darwas (65), mengaku terharu dengan gerak cepat PT Semen Padang memberikan bantuan sembako kepada keluarganya, selang beberapa jam setelah rumahnya ludes terbakar pada Senin (19/4/2021).

Bantuan yang diberikan PT Semen Padang itu berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, mie instan, dan gula. "Alhamdulillah. Kami sekeluarga berterimakasih kepada PT Semen Padang .

baca juga: Dukung Pasar Murah Disperindag Sumbar, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Sembako Gratis

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi dalam musibah ini, tidak adalagi persediaan makanan yang tersisa. Semuanya habis terbakar," kata Darwas usai menerima bantuan, Senin (19/4/2021).

Rumah Darwas yang berada tak jauh dari Silo milik PT Semen Padang ludes terbakar pada Senin (19/4/2021). Di rumah itu tinggal anak Darwas yang bernama Dermayeti (42) bersama suaminya Syafei (43), beserta lima anak-anaknya.

baca juga: Semen Padang Raih Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity dari The Iconomics

Untuk sementara ini, Dermayeti dan keluarga menumpang di rumah familinya yang tidak jauh dari rumah yang terbakar, sembari mengumpulkan uang untuk membangun kembali rumahnya yang terbakar.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin mengatakan, bantuan sembako untuk korban kebakaran di Batu Gadang itu merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, atau CSR. Apalagi, lokasi kebakaran berada di Ring 1 perusahaan.

baca juga: Rekrut 3 Pemain Asal Papua dan Lepas 8 Pemain, Ini Kata Manajer SPFC

"Korban merupakan masyarakat lingkungan perusahaan. Semoga bantuan yang kita berikan dapat mengurangi beban korban," kata Rinold Thamrin.

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Edriyan Wiguna mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran teraebut, karena saat kejadian rumah dalam keadaan kosong dan terkunci. Diduga, rumah tersebut terbakar karena korsleting atau hubungan arus pendek listrik.(*)

baca juga: Mengenal Radiologi, Pemeriksaan Medis untuk Mengetahui Kondisi Kesehatan dalam Tubuh

Editor: Riki