Yayasan Semen Padang dan SPH Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar

Yayasan Semen Padang dan SPH memberikan bantuan hewan kurban dalam rangka peringatan Idul Adha 1442 Hijriah
Yayasan Semen Padang dan SPH memberikan bantuan hewan kurban dalam rangka peringatan Idul Adha 1442 Hijriah (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Yayasan Semen Padang dan Semen Padang Hospital ( SPH ) salurkan bantuan hewan kurban untuk masyarakat pada Senin, 19 Juli 2021. Penyaluran hewan kurban tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Bendahara Yayasan Semen Padang Yana Prima Intania SE mengungkapkan, penyaluran bantuan tersebut dilakukan sejalan dengan tujuan pendirian Yayasan Semen Padang yang tidak hanya bergerak di bidang kesehatan, tapi juga di bidang kemanusiaan dan sosial.

baca juga: Bagaimana Cara Mengenali dan Menggunakan Antioksidan selama Melawan Corona?

"Alhamdulillah, pada kesempatan ini, kami telah membagikan 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Untuk 1 ekor sapi kami serahkan pada ACT yang mana dalam rencananya akan disalurkan kepada masyarakat sekitar Mushalla Angku Asih di Koto Tangah, dan 1 ekor sapi diberikan kepada Masjid Muslimin yg di sebelah SPH . Sementara itu, 2 kambing diberikan kepada Masjid Tamar di kampung Dayak yang berlokasi di depan SPH dan 2 ekor kambing lagi diberikan kepada Masjid Al-Islah daerah Pisang," jelasnya.

Foto bersama usai penyerahan sapi kurban dari Yayasan Semen Padang dan SPH dalam rangka peringatan Idul Adha 1442 Hijriah
Foto bersama usai penyerahan sapi kurban dari Yayasan Semen Padang dan SPH dalam rangka peringatan Idul Adha 1442 Hijriah

Ia berharap, dengan adanya aksi berbagi hewan kurban pada tahun ini, meski di tengah kondisi pandemi, daging hewan kurban bisa didapatkan secara merata oleh seluruh masyarakat di Kota Padang terutama yang di sekitar SPH .

baca juga: Masjid Asy-syifa SPH Diresmikan, Berharap Sebagai Penyembuh bagi Pasien dan Jamaah yang Datang

Sementara itu, Direktur Utama SPH dr. Selfi Farisha mengatakan, pemberian hewan kurban untuk peringatan Idul Adha kepada masyarakat sekitar mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Karena pada tahun lalu, Yayasan Semen Padang dan SPH menyalurkan 2 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

"Kita tahu bahwa tahun ini merupakan waktu yang sulit untuk kita semua disebabkan adanya pandemi. Namun meski di tengah kondisi sulit tersebut, kami bersyukur dapat tetap melakukan pemberian hewan kurban untuk masyarakat sekitar yang mana besok akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah," ujarnya.

baca juga: Menilik Suksesnya Vaksinasi yang Dilakukan Semen Padang Hospital

Ia mengharapkan, peringatan Idul Adha dapat memberikan kemenangan jiwa bagi seluruh masyarakat, terutama di tengah kondisi saat ini.

Di sisi lain, Branch Manager ACT Padang Aan Saputra mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Yayasan Semen Padang dan SPH karena memiliki kepedulian yang tinggi atas keikutsertaan dalam aksi kemanusiaan dan kebaikan. Menurutnya, tak jarang SPH turut antusias untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

baca juga: Punya Masalah dengan Gigi? Layanan Gigi Klisepa Indarung Jawabannya

"Semoga pemberian hewan kurban ini dapat menjadi berkah bagi Yayasan Semen Padang dan SPH , karena di tengah masa pandemi ini manajemennya masih bisa berbagi. Itu hal yang membuat kami salut luar biasa, sebab di kondisi sulit seperti ini kita tahu bahwa rumah sakit sibuk dengan pasien COVID dan kemudian makin banyak kamar yang penuh. Namun manajemen masih tetap memperhatikan bagaimana pentingnya untuk berbagi," ungkapnya.

Pria yang kerap dipanggil Aan ini mengungkapkan bahwa bantuan satu ekor sapi yang disalurkan SPH kepada ACT Padang nantinya akan diberikan kepada Mushalla Angku Asih RT3 RW3, Kecamatan Koto Tangah. Menurut data yang dimilikinya, mushala itu telah 5 tahun terakhir tidak mendapatkan daging kurban, jikapun warga sekitarnya ada mendapat kupon itu didapatkan dari masjid tetangga.

Selain itu, dalam menerapkan aturan pemerintah yakni PPKM Darurat mengenai peringatan Idul Adha berupa pemotongan hewan kurban, ia menyampaikan bahwa tim ACT akan mengikuti aturan tersebut. Tim ACT katanya, akan berusaha untuk tidak membuat kerumunan dan selalu menggunakan protokol kesehatan yang ketat bagi anggota yang bertugas. Nantinya, daging yang telah dipotong akan di-packing dan diantarkan oleh relawan dengan kondisi kesehatan yang prima.*

Editor: Khadijah